MAGNETHO Memanggil Anak Bangsa untuk Miliki Daya Cipta

Muhammad Ferry Budiman Soembayak

sentralberita | Medan ~ Peristiwa Sumpah Pemuda 93 tahun lalu, tepatnya 28 Oktober 1928, dan lahirnya organisasi Budi Utomo pada 20 Mei 1908 menjadi motivasi bagi sejumlah anak muda menggagasi lahirnya MAGNETHO Indonesia

Apalagi, Presiden Joko Widodo pada peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2020 lalu secara vrtual  menyampaikan bahwa semangat Sumpah Pemuda yang terjadi 92 tahun silam, harus tetap ada pada saat ini untuk menghadapi dunia yang berubah dengan cepat dan penuh dengan persaingan.

Muhammad Ferry Budiman Soembayak sebagai penggagas mengatakan, MAGNETHO Indonesia (Magnificent Entrepreneurs with Good Ethos) adalah wadah/media/platform pemikir dan pelaku usaha.

Ia menyebutkan, perlu ada semangat baru di kalangan anak bangsa khususnya enterpreneur muda untuk memiliki daya cipta di segala bidang, sehingga kedepan produk produk kreasi anak bangsa mendominasi setiap sektor. “Tidak perlu bersikap anti produk asing sehingga memboikotnya, tapi mari kita imbangi dengan produk buatan kita sendiri,” ujarnya.

Dari situ, tambah Ferry, manakala produk produk anak bangsa bertumbuhan , MAGNETHO mendorong  masyarakat, rakyat Indonesia untuk suka menggunakannya. Logikanya, kata Ferry, jika produk produk nasional karya anak bangsa ini disenangi masyarakat, dengan sendirinya pelan pelan produk asing akan ditinggalkan. Tentu saja, untuk bisa bersaing dengan produk asing, termausk SDMnya, haruslah memiliki keunggulan.

“Nah, selain mendorong masyarakat mencintai produk produk Indonesia juga kita support supaya ada rasa bangga memakai barang buatan anak bangsa,” urainya.

Pria yang juga seorang pengusaha kafe dan EO ini mengatakan secara pribadi ia sangat prihatin begitu banyak beredar produk produk asing bahkan yang kecil sekalipun harus diimpor. “Kenapa bukan kita yang memproduksinya?”, sebutnya.

Terkait itulah, ia ingin mengajak semua anak bangsa bergabung di MAGNETHO.

“MAGNETHO memanggil dan mengajak seluruh anak bangsa dari seluruh penjuru Nusantara, 34 provinsi di Indonesia untuk ikut berpartisipasi dalam movement #IkutSemangatBaru yang insya Allah akan diikrarkan pada Kamis, 21.10.21 (21 Oktober 2021) pkl. 10.00 Wib via Zoom,” ungkapnya.

Menurut Ferry, semangat ini akan menggenapkan dan memperbaharui ikrar/sumpah kurang lebih 1 abad yang lalu, dengan aksi nyata; Mencipta-Menggunakan-Bangga produk dan karya bangsa Indonesia.

“Guna artinya semangat memakai dan menggunakan produk anak bangsa. Ekosistem pengguna yang besar akan menumbuh-gerakkan produksi. Cipta adalah mewujudkan budaya/karakter bangsa mencipta. Indonesia siap hadir dengan produk dan karya kualitas terbaik. Dan Bangga artinya mencintai dan bangga akan produk atau karya buatan anak bangsa. Membela dan membelinya,” urai Ferry.

Tak lupa Ferry mempersilahkan siapa saja yang mau bergabung untuk melengkapi data di: https://s.id/Magnetho. Dan dalam rangka kampanye MAGNETHO, sejak sepekan terakhir tekah disebarluaskan Twibbon #IkutSemangatBaru  https://twb.nz/ikutsemangatbaru melalui sosia media.

“Siapa saja yang punya semangat yang sama untuk menciptakan, menggunakan dan bangga akan produk Indonesia silahkan bergabung,” tutup Ferry seraya menegaskan bahwa MAGNETHO adalah gerakan moral dan bukanlah untuk berpolitik. (Diur/sb)