Lolos Dari Hukuman Mati,Pemilik 20 Kg Sabu Divonis 15 Tahun Penjara

Terdakwa Aditya Warma divonis 15 tahun bui terkait kasus sabu.

sentralberita | Medan ~ Terbukti memiliki 20 Kg sabu, terdakwa Aditya Warma alias Adit (23 tahun) warga Jalan Dahlan Tanjung, Kelurahan Pekan Tanjung Morawa, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang dihukum 15 tahun penjara.

Dalam amar putusan hakim yang diketuai Denny Lumbantobing, berpendapat bahwa terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 114 ayat 2  UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Karena itu majelis hakim menjatuhkan terdakwa Aditya Warma alias Adit dengan hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp1 miliar dengan subsider 4 bulan penjara,” tegas hakim di Ruang Cakra IX, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (13/10).

Sedangkan dalam pertimbangan hakim, hal yang memberatkan perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran Narkotika. “Hal yang meringankan, terdakwa sopan dalam persidangan, dan mengakui perbuatannya,” kata hakim.

Diketahui bahwa vonis hakim lebih rendah 5 tahun penjara dari tuntutan jaksa penuntut umum (jpu) Frianta Felix Ginting yang meminta agar terdakwa dijatuhi hukuman 20 tahun penjara.

Namun, Jaksa Penuntut Umum Frianta Felix Ginting tidak mau mengajukan banding. “Saya terima pak hakim,” pungkasnya.

Mengutip dakwaan jaksa, bahwa terdakwa diupah oleh Ilham (DPO) sebesar Rp100 juta untuk mengantar sabu seberat 20 Kg. Selanjutnya, terdakwa dapat telepon dari seseorang untuk berjumpa di parkiran Brastagi Supermarket Gatot Subroto.

Lalu terdakwa pun pergi ke Brastagi Supermarket dengan mengendarai mobil Toyota Calya warna hitam BK-1252-KP dan setelahnya terdakwa bertemu dengan orang yang berhubungan melalui telepon sebelumnya dan menerima 2 tas ransel yang berisi 20 bungkus sabu dan menaruhnya di lantai jok tengah belakang supir.

Setelahnya, terdakwa pergi ke luar parkiran Brastagi Supermarket menuju ke gerbang tol Helvetia dan saat berada dipinggir jalan petugas kepolisian memberhentikan mobil tersebut. Saat digeledah ditemukan 2 tas ransel berisikan 20 bungkus plastik dalam kemasan teh cina warna kuning bertuliskan Guanyinwang berisi narkotika jenis sabu. (FS/sb)