Keistimewaan di Balik Revitalisasi Lapangan Merdeka Dulang Dukungan Masyarakat

Bobby rapat membahas revitalisasi lapangan merdeka Medan.

sentralberita | Medan ~ Program revitalisasi Lapangan Merdeka Wali Kota Medan, Bobby Nasution mendapat sambutan baik dari masyarakat. Upaya merealisasikan program ini pun terus dilakukan. Pradisain telah selesai dan kini sembari menunggu Bantuan Keuangan Provinsi dari Pemprovsu, Pemko Medan juga tengah membuat gambar dan menyusun tahapan pekerjaan.

Ada beberapa keistimewaan di balik upaya revitalisasi Lapangan Merdeka. Keistimewaan-keistimewaan ini menambah dukungan dari masyarakat berbagai kalangan pada program ini.
Revitalisasi ini akan mengembalikan sebagai Ruang Terbuka Hijau.

Ini merupakan salah satu keistimewaan program ini. Selain membebaskan Lapangan ini dari bangunan-bangunan, revitalisasi ini juga akan tetap mempertahankan kelestarian pohon-pohon yang di sekitarnya, juga fungsi dan karakter Lapangan Merdeka sebagai ruang terbuka kota bersejarah.

Keistimewaan lain, revitalisasi Lapangan Merdeka ini menjadi sejalan dan terintegrasi dengan pembenahan kawasan bersejarah Kesawan.

Di samping itu, selain mempertahankan kelestarian lingkungan, revitalisasi juga menjadikan Lapangan Merdeka sebagai infrastruktur. Kepala Bappeda Medan, Benny Iskandar beberapa waktu lalu mengatakan, akan dibangun parkir bawah tanah yang terang, puitis, dan humanis.

Sedangkan resapan air dari ruang terbuka publik di atas basement parkir disalurkan ke “collector tunnel” raksasa di sisi Utara dan tidak membebani saluran drainase di luar Lapangan Merdeka. Selain parkir, di bassement juga ada jalur komersial yang akan ditata dengan apik dan menimbulkan kenyamanan. Tidak hanya itu, selain parkir bawah tanah, di basement Lapangan Merdeka juga akan dihidupkan gerai-gerai bisnis.

Keistimewaan lain, selain menyahuti aspirasi masyarakat, revitalisasi yang juga merupakan bagian dari janji kampanye Bobby Nasution ini mendapat dukungan dari berbagai komponen masyarakat. Bahkan dukung juga datang dari Gubsu Edy Rahmayadi, yang bahkan menjanjikan bantuan dari pemerintah provinsi sebesar Rp100 miliar.

“Saya lihat gambaran revitalisasi Lapangan Merdeka yang dibuat Bobby bagus. Saya dukung itu. Coba dibantu Rp100 miliar, dari mana dana dicari tahu,” ucap Gubsu Edy Rahmayadi kepada Kepala Bappeda Sumut Hasmirizal Lubis, dalam sebuah rapat koordinasi di aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubsu beberapa waktu lalu.

Budayawan Shafwan Hadi Umry menyatakan dukungan atas program revitalisasi Lapangan Merdeka ini. Revitalisasi dengan diharapkan kian menumbuhkan kebersamaan masyarakat Medan yang multi etnik.  Shafwan  menilai, pendekatan revitalisasi yang mempertahankan pelestarian sejarah dan karakter Lapangan Merdeka sebagai ruang publik terbuka sangatlah tepat.

“Manusia modern kian terisolasi di rumah-rumah, di villa-villanya sendiri. Tak ada lagi wahana pertemuan kultur. Revitalisasi Lapangan Merdeka ini merupakan langkah tepat untuk mewujudkan wahana pertemuan kultur, pertemuan keluarga Indonesia,” ungkap Shafwan yang juga dikenal sebagai penyair Indonesia asal Medan.(01/red)