Tourism Malaysia Medan Menangkan Penghargaan Lake Toba Tourism Awards 2021

Konsul Pelancongan Malaysia/Direktur Tourism Malaysia di Medan Hishamuddin Mustafa menerima Lake Toba Tourism Awards 2021 kategori Leading Foreign Tourism Office di hotel JW Marriot Medan Kamis (23/9)

sentralberita| Medan Tourism Malaysia Medan berhasil memenangkan salah satu kategori pada ajang Lake Toba Tourism Awards 2021 yang diselenggarakan oleh ITTA Foundation, yaitu kategori Leading Foreign Tourism Office.

Anugerah diserahkan langsung oleh Presiden ITTA Foundation, Panca R Sarungu kepada Direktur Tourism Malaysia Medan (Konsul Pelancongan Malaysia), Hishamuddin Mustafa di JW Marriott Hotel Medan Kamis (23/9) malam.

Acara ini dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi diiwakili Agus Tripiyono, Staf Ahli Gubsu Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset, dan Sumber Daya Alam, Walikota Medan Bobby Nasution, Research Partner, Binus Business School Rini Setiowati,Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara Zumry Sulthony, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan Agus Suriyono.

Tourism Malaysia Medan berhasil menjadi pemenang untuk kategori Lake Toba Leading Foreign Tourism Office, mengungguli Tourism Singapore dan Incredible India, melalui online voting dimulai pada 2-6 Agustus 2021 di Facebook Group “Indonesia Travel Tourism Awards” yang mewakili 25 persen suara.

Sumber voting lainnya adalah dari 12 Board of Advisor dengan bobot 50 persen suara, dan dari desk research Binus Business School dengan bobot 25 persen suara, yang mana dari ketiga metode ini akan dijumlahkan setiap tahapnya mernjadi 100 persen. Tourism Malysia Medan memperoleh 631 suara pada voting di Facebook, mengungguli Tourism Singapore yang meperoleh 61 suara, dan Incredible India 23 suara.

Lake Toba Tourism Awards 2021 merupakan ajang penghargaan yang bertujuan memberikan apresiasi kepada pelaku industri pariwisata di Sumatera Utara yang terdiri dari Hotel, Resort, Villa, Travel Agent, dan maskapai serta pendukung pariwisata seperti Mikro, Usaha Kecil menengah (UMKM), khususnya yang mendukung pembangunan dalam rangka mempromosikan daya Tarik wisata di provinsi Sumatera Utara.

Melalui proses penilaian yang cukup Panjang, dimulai dari online voting 50,571 anggota aktif dalam bidang pariwisata, Board of Advisor yang berlatar belakang industri Pariwisata, serta melalui desk research khusus oleh partner Institusi Akademik ITTA Foundation, Binus Business School.

ITTA Foundation telah menyelenggarakan event Penghargaan Pariwisata sebanyak 12 kali yaitu Indonesia Travel Tourism, Bali Tourism Awards sebanyak 6 kali, dan 1 kali untuk Joglosemar Tourism Awards. Lake Toba Tourism awards 2021 adalah event Penghargaan Pariwisata pertama yang diadakan oleh ITTA Foundation yang berfokus sekitar Sumatera Utara.

Bertemu wartawan, Hishamuddin mengucapkan selamat kepada semua pemenang dan semua pelaku industri pariwisata yang tetap semangat di tengah pandemic yang sedang melanda bumi ini, “Tahniah kepada semua pemenang dan semua pelaku industri pelancongan di Sumatera Utara. Semoga pariwisata dua negara, Malaysia-Indonesia segera dibuka, dan kita bangkitkan kembali industri pelancongan kedua negara,” ucapnya.

Pemerintah berharap penghargaan Lake Toba Tourism Awards bias menjadi pendorong industri pariwisata bertahan dan berkembang di masa dan sesudah pandemik Covid-19 ini berakhir.

“Dengan adanya penghargaan yang diberikan kepada pelaku industri pariwisata diharapkan mereka bias lebih kuat menghadapi masa-masa sulit di tengah pandemi Covid-19”, ujar Agus Tripiyono, Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset, dan Sumber Daya Alam.

Sebanyak 32 pelaku industri pariwisata dan pejabat peduli pariwisata di Sumatera Utara yang mendapatkan penghargaan Lake Toba Tourism Tourism Awards. Rencananya LTTA akan menjadi program tahunan, sebagai bentuk apresiasi kepada pelaku industri pariwisata di Sumatera Utara meliputi hotel, resort, villa, agen perjalanan, maskapai penerbangan, serta pendukung pariwisata lainnya, seperti Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang turut mendukung pembangunan.(B/wie)