Kota Medan Marak Judi Tembak Ikan

sentralberita | Medan ~  Wali Kota Medan Bobby Nasution memerintahkan penyegelan lokasi yang diduga menjadi lokasi adu ketangkasan atau judi di Kecamatan Medan Selayang, Selasa (28/9/2021) dini hari. 

Penyegelan tersebut berawal dari laporan warga Jalan Bunga Ester Kelurahan PB Selayang II Kecamatan Selayang yang resah atas aktivitas perjudian di daerahnya.

Plt Camat Medan Selayang Viza Fandhana pun merespon laporan warga kepadanya.

Berkoordinasi dengan Polsek Medan Sunggal, Satpol PP dan sejumlah warga pun merangsek ke lokasi tersebut.

Namun terjadi kendala hingga penertiban dan penyegelan berlangsung alot. 

Melihat kondisi tersebut, Viza berinisiatif menghubungi Bobby Nasution untuk meminta petunjuk.

Ternyata, walau sudah dini hari Bobby langsung merespon dan mendukung langkah pihak Kecamatan untuk menyegel lokasi tersebut. 

 “Awalnya masyarakat ngadu ke kita ada pelanggaran Prokes dan diduga ada perjudian di lokasi dimaksud. Kita respon ternyata ada kendala di lapangan. Saya insiatif lapor ke Pak Wali, rupanya langsung direspon dan kita didukung penuh. Akhirnya tempat itu bisa kita segel. Saya berterima kasih atas bantuan Pak Wali, respon sangat cepat dan tegas,” kata Viza. 

Viza mengatakan, pengelola dan pengunjung tempat diduga lokasi perjudian tersebut mengabaikan Protokol Kesehatan (Prokes) di masa PPKM Level III di Kota Medan. 

“Kegiatan di lokasi tersebut hingga larut malam hingga membuat warga setempat tak nyaman, terlebih menurut warga di lokasi itu juga jadi tempat minum minuman keras,” katanya. 

Kabid Penegak Peraturan dan Perundang-Undangan Daerah Satpol PP Kota Medan Ardani Syahputra yang ikut melakukan penyegelan tersebut mengatakan penyegelan tersebut dilakukan dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. 

“Benar telah kita segel karena melanggar Prokes pada masa PPKM Level III atas arahan Pak Wali,” katanya. 

Sementara perwakilan warga setempat Gelora Sitepu mengucapkan terima kasih atas respon cepat Wali Kota Medan Bobby Nasution. 

“Laporan warga langsung direspon Pak Wali. Tak sangka kami cepat kali, tengah malam pun masih aktif dan langsung disegel. Warga berterimakasih kepada Pak Wali, Pak Camat, Pak Kapolsek dan Pak Satpol PP,” bebernya.

– Samping Komplek Bumi Seroja Permai Ringroad

Di lokasi terpisah, Judi tembak ikan dengan merek ‘Hitam Putih’ bebas beroperasi, Judi dengan permainan game itu telah tersebar di sejumlah titik di Kota Medan.

Hasil penelusuran wartawan, menyebutkan, adapun lokasi judi tembak ikan merek ‘Hitam Putih yang tersebar di Kota Medan di antaranya, Jalan Ringroad-Jalan Gagak Hitam, Perumahan Bumi Seroja, Kecamatan Medan Sunggal.

Para pemain judi tembak ikan itu sudah terorganisir cukup rapi, antara pemain sudah saling mengetahui di mana menukarkan hasil yang dimenangkan untuk dijadikan uang.

Salah seorang warga sekitar lokasi berinisial B mengatakan diduga lokasi judi game ketangkasan itu milik pria keturunan Tionghoa.

Apabila dilihat dari luar tidak ada kegiatan apapun di dalam ruko tersebut,di pintu tergantung sebuah gembok untuk mengelabui masyarakat, namun setelah masuk ke dalam jelas terlihat ada praktik perjudian di dalamnya,” ujarnya.

Aktifitas perjudian itu beroperasi selama 24 jam. Omset perjudian di lokasi dalam sehari diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Warga disekitar sudah pada resah dengan adanya lokasi judi tembak ikan tersebut, kami berharap agar sekiranya pihak Kepolisian mendengarkan keresahan warga Harapnya.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Sunggal AKP Budiman Simanjuntak SE,MH saat di konfirmasi wartawan, melalui via Whatsapp mengenai adanya lokasi judi tembak ikan tersebut mengatakan akan menindaklanjuti informasi tersebut.

Akan kita tindak lanjut Pungkasnya.

Salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya menegaskan pihak Polda Sumatera Utara,Polrestabes Medan, khususnya Polsek Medan Sunggal jangan hanya mengecek dan jangan hanya mengatakan “kita selidiki dulu” karna ini sudah barang pasti,angkat lah kalau berani,ucap warga tersebut menantang keberanian Polsek Medan Sunggal untuk menyita meja judi tersebut.

-Lapak Judi di Medan Utara

Sementara itu, Praktik judi tembak ikan semakin hari semakin marak di kawasan pesisir Medan Utara. 

Selain di Kecamatan Medan Marelan dan Medan Labuhan serta Medan Deli, lokasi permainan judi tembak ikan juga semakin marak di Kecamatan Medan Belawan.

Lima lokasi tersebut berada di Gudang ikan (GH) dekat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Perikanan Gabion Belawan, Warung sebelah PT Golden Cup Seafood Gabion Belawan, Jl. Bunga Belawan (depan Pasar Kapuas), sedangkan dua lokasi lagi di Jl. Veteran tak jauh dari Rumah Makan Mandala Belawan dan di samping Eks Bioskop Sumatera

Terkait hal ini, sejumlah kaum ibu (emak-emak) dan jamaah masjid menggerebek satu rumah yang dijadikan lokasi judi ketangkasan tembak  ikan di  kawasan Kebun Bundar Jl. M Basir Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan, kemarin malam.

Lokasi judi tersebut selama ini beroperasi selama 24 jam sehingga banyak anak-anak dan orangtua menghabiskan waktunya bermain judi berkedok ketangkasan tersebut.

Massa yang semakin ramai mendatangi rumah yang dijadikan lokasi judi namun pemilik rumah buru-buru menutup pintu rumahnya.

Massa pun menggedor-gedor pintu rumah tersebut sembari berteriak agar pintu rumah segera dibuka karena di dalam rumah tersebut terdapat mesin judi tembak ikan.

Petugas Bhabinkamtibmas yang datang ke lokasi segera menenangkan massa warga. 

Tak lama kemudian, petugas Polsek Medan Labuhan tiba di lokasi sekaligus mengeluarkan 1 unit mesin judi tembak ikan dan memboyong mesin judi tembak ikan tersebut ke Polsek Medan Labuhan.

Setelah mesin judi tersebut diboyong ke Polsek Medan Labuhan, massa emak-emak dan jamaah masjid pun membubarkan diri dengan tenang.

Seorang ibu rumah tangga bernama Siti Aminah ,50, menyebutkan, keberadaan rumah yang dijadikan sebagai lokasi judi tembak ikan tersebut sangat meresahkan dan mengganggu ketentraman warga sekitar karena kegiatannya selama 24 jam tanpa hentinya.

“Setiap saat anak-anak usia sekolah dan lelaki dewasa selalu datang ke lokasi judi tersebut untuk mengadu nasib. Judi itu buka selama 24 jam dan mengganggu ketentraman warga,” sebut Siti Aminah seraya menambahkan maraknya lokasi judi tembak ikan di wilayah Kecamatan Medan Marelan.(hc)