Karateka Putri Sumut Dessyinta Rakawuni Banurea Siap Tampil Maksimal di PON XX di Papua


sentralberita| Medan~Karateka putri asal Sumatera Utara Dessyinta Rakawuni Banurea mengaku siap tampil maksimal di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX/2021 di Papua.

Bertarung di nomor kumite + 68 kilogram putri, peraih medali perunggu SEA Games 2017 ini optimis satu keping medali emas bisa dibawa pulang dari tanah cendrawasih.


Atlet asal kota Medan ini, Selasa (21/9/2021) mengaku sudah memahami kekuatan lawannya sejak Pra kualifikasi PON. Hanya saja, untuk tuan rumah, alumni dari USU ini sama sekali masih buta kekuatan atlet dari Papua.
“Persaingan sih tahun ini kayaknya sudah kelihatan dari pra PON kemarin. Cuma, tambahan dari tuan rumah yang gak tahu gimana orangnya dan gimana mainnya. Belum tahu sama sekali lah. Cuma, nanti kalau ada faktor teknis dan non teknis itu harus pede aja,” kata Dessyinta.

Dessyinta tidak menapik, faktor tuan rumah tentu akan berpengaruh pada tim pengadil di arena. Maka, peraih medali emas di PON 2016 ini sudah mempersiapkan diri dengan baik, termasuk strategi untuk memanfaatkan kesempatan yang ada sekecil apapun.

“Target medali emas. Tapi, kayaknya harus lebih cerdik kalau ingin mengambil poinnya ke tuan rumah. Jangan sampai di adu, karena bakalan tuan rumah yang dikasih poin. Harus cerdik dulu, gimana dia mainnya di detik – detik pertama dia mainnya gimana atau sebelum mainnya sama dia,” ujarnya.


Memiliki persiapan panjang usai Pra PON tentu bukan perkara sulit bagi Dessyinta. Hanya saja, pandemi Covid -19 tentu menjadi tantangan baginya untuk memaksimalkan latihan selama ini. Bahkan, hampir 4 bulan ia harus menjalani latihan secara mandiri di kesatuan AD.


“Kalau kemarin ada kendala, soalnya kan jadi susah perizinan dari KASAD. Untuk kembali ke daerah pun lama. Ada sekitar 4 bulan kita di kesatuan pusat. Udah gitu kita gadak pelatih, jadi latihan sendiri. Tapi, sebulan sebelum kembali ke daerah kita ada pelatih. Diusahain Pengda Sumut untuk melatih kami,” akui Dessyinta.

Sebelum berangkat menuju PON Papua, Dessyinta dkk kembali menjalani ujicoba atau tanding dengan karateka junior yang ada di daerah. Minimnya try out dan kejuaraan selama covid -19, membuat ia dan rekannya memaksimalkan persiapan sebaik mungkin. “Persiapan sudah cukup bagus, Cuma nanti kita bakalan ada try in dengan atlet junior kita sebelum berangkat.


Seperti diketahui, pada PON 2020 Papua yang berlangsung mulai 2-15 Oktober, kontingen cabor karate Sumut diperkuat 8 atlet. Mereka yakni Dessyinta Banurea, Gusti Bayu Ginting, Widodo Febrianto, Daniel, Faisal Siahaan, Nicky Dwi Oktari, Dwi Fadhilah, Wan Nurul Indana Zulfa. Mereka di bawah asuhan pelatih Erwin Kamarullah dan Delphinus Rumahorbo. (SB/01)