Hanyut 3 Hari, Abah Ditemukan Tak Bernyawa

sentralberita | Aceh Timur ~ Petugas gabungan dari Polsek Serbajadi, Koramil 01 Peunaron dan BPBD/SAR Kabupaten Aceh Timur dibantu warga Desa Arul Pinang pada Selasa, (28/09/2021) siang berhasil menemukan dan mengevakuasi mayat Tusirin alias Abah, (54) warga Desa Alue Siwah Serdang, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur yang dilaporkan hilang akibat terseret arus air sungai Deka Tiga, Desa Alur Pinang, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur.

Kapolres Aceh Timur AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, S.I.K. melalui Kapolsek Serbajadi AKP Justin Tarigan, S.H. menyebutkan, upaya pencarian terhadap Abah sudah berlangsung selama tiga hari sejak Abah dilaporkan terjatuh ke sungai pada hari Minggu, (26/09/2021) malam sekira pukul 21.00 WIB.

Kapolsek mengatakan, berdasarkan keterangan Juriah (istri Abah) yang saat itu menunggu di seberang sungai, Abah pulang belanja dari Dusun Simpang Enam, Desa Arul Pinang dan menyeberang dengan getek yang diikat ke tali baja terbentang di atas sungai, tiba-tiba air sungai meluap sehingga Abah terjatuh dan terbawa arus sungai, ungkap Kapolsek.

Melihat suaminya terjatuh ke sungai, Juriah menghubungi pihak keluarga dan Kepala Dusun Syahkuala, Desa Alur Pinang. Selanjutnya Kepada Dusun Syahkuala melaporkan ke Bhabinkamtibmas Polsek Serbajadi.

Memperoleh informasi tersebut, Polsek Serbajadi berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Aceh Timur kemudian melakukan upaya pencarian bersama hingga akhirnya Abah berhasil ditemukan sekira satu kilometer dari lokasi Abah terjatuh dengan kondisi sudah meninggal dunia.

Selanjutnya atas kesepakatan keluarga, jenazah Abah langsung dibawa pulang untuk dikebumikan di Aceh Tamiang. Jelas Kapolsek Serbajadi AKP Justin Tarigan, S.H.

Seperti diketahui sebelumnya, Tusirin warga Desa Alue Siwah Serdang, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur dilaporkan hanyut di sungai Deka Tiga, Desa Alur Pinang, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur.

“Korban dilaporkan hanyut pada Minggu (26/11) sekira pukul 06.00 WIB. Korban diduga tenggelam setelah terseret arus saat menyeberang sungai Peunaron,” kata Abdul Musafir.

Abdul Musafir mengatakan berdasarkan laporan yang diterima, korban saat itu hendak pulang dari kebun dengan menyeberangi sungai.

“Waktu itu air sungai sedang tinggi. Korban tiba-tiba diseret arus sungai dan hilang,” kata Abdul Musafir.

Selanjutnya, tim gabungan BPBD Aceh Timur, TNI, Polri, Satgas SAR, Pos SAR Langsa melakukan pencarian dan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari lokasi kejadian. (SB/RA)