Kompolnas: Komnas HAM dan KPK Utamakan Koordinasi dan Komunikasi Efektif

sentralberita|Medan~Turut prihatin terhadap adanya kegaduhan terkait proses penanganan laporan dugaan pelanggaran HAM di Komnas HAM dalam pelaksanaan TWK Pegawai KPK.

“Saya sebagai Kompolnas, rekan sesama komisi negara, tentu sangat berharap sesama dan antar komisi negara dapat bersinergi dalam rangka menjalankan amanat konstitusi dan peraturan perundang-undangan guna mencapai tujuan negara, ” ujar anggota Kompolnas, Yusuf Warsyim, Jumat (11/6/2021).

Seandainya antara Komnas HAM dan KPK telah terjalin MoU dan apalagi sampai dengan adanya perjanjian kerja sama kedua lembaga, tentu dapat mengutamakan bagaimana koordinasi dan komunikasi yang efektif dalam hal saling memberikan dukungan kedua lembaga.

Pemberantasan korupsi hingga saat ini harus terus fokus dan sungguh-sungguh dilakukan oleh KPK, baik preemtif dan prefentif maupun penindakan.

Kita tetap harus memberikan support dan terus mendorong KPK. Sinergitas dan koordinasi kelembagaan jangan sampai terkendala apalagi terputus.

Saya sebagai Kompolnas, tetap mendukung dan mendorong pimpinan KPK saat ini untuk menunjukkan kinerja terbaik dalam melakukan pemberantasan korupsi di Indonesia.

Tuntaskan semua kasus yang ada agar publik tetap trust. Tentu semuanya harus tetap berjalan sesuai prosedur hukum, terlebih-lebih sejalan dengan etika hukum yang berkeadilan.

Pak Komjend. Pol. Firli, ketua KPK kita berharap tetap semangat dan jangan gentar. Anjing memggonggong kafila berlalu. Tegakan hukum pemberantasan korupsi secara benar dan profesional. Koordinasi dan sinergi kelembagaan tetap lancar dan efektif, demikian Yusuf Warsyim. (SB/01) .