2021, Wisman ke Sumut Turun 99,73 Persen

Kepala BPS Sumut Syech Suhaimi pada rilis Berita Resmi Statistik secara live streaming Rabu (2/6/2021).

sentralberita|Mean~Selama periode Januari-April 2021 jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung di Sumatera Utara
hanya sebanyak 117 kunjungan, turun 99,73 persen dibanding jumlah wisman pada periode yang sama tahun 2020.

“Penurunan jumlah wisman terjadi di empat pintu masuk ke Sumatera Utara,” tegas Syech Suhailin, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara Syech Suhaimi dalam rilis Berita Resmi Statistik yang digelar secara live streaming Rabu (2/6/2021).

Syech menjelaskan penurunan jumlah wisman tersebut tertinggi terjadi pada pintu masuk Pelabuhan Laut Tanjungbalai Asahan dan Bandar Udara Silangit, masing-masing turun 100 persen, diikuti dengan jumlah wisman yang datang melalui pintu masuk Bandar Udara Kualanamu turun 99,74 persen dan melalui pintu masuk Laut Belawan turun 47,83 persen.

Sedangkan jumlah wisman yang berkunjung di Sumatera Utara melalui empat pintu masuk pada bulan April 2021 mencapai 32 kunjungan, mengalami penurunan 43,86 persen dibanding yang datang pada bulan Maret 2021 mencapai 57 kunjungan.

“Wisman ke Sumut pada April 2021 hanya melalui Bandara Kualanamu, sedangkan tiga pintu masuk lainnya tidak ada kunjungan sama sekali,” kata Syech.

Pada periode April 2021, jumlah wisman yang berkunjung di Sumatera Utara mengalami kenaikan 128,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2020, yaitu dari 14 kunjungan tahun 2020 menjadi 32 kunjungan tahun 2021

“Wisman dari Malaysia merupakan pengunjung yang terbanyak dengan 12 kunjungan atau 37,50 persen dari total wisman yang berkunjung di Sumatera Utara,” ungkap Syech.

Menurutnya, dari tiga negara asal utama wisman pada April 2021, Malaysia mendominasi jumlah wisman yang datang di Sumatera Utara yaitu 37,50 persen, diikuti oleh Tiongkok dan Swiss masing-masing naik 6,25 persen. Jumlah dari tiga negara tersebut adalah 50 persen dari total kedatangan wisman di Sumatera Utara.

Jumlah kedatangan wisman selama April 2021 dari tiga negara utama tersebut mengalami kenaikan 100 persen dibanding bulan sebelumnya, dimana wisman asal Tiongkok mengalami kenaikan 100 persen dan wisman asal Malaysia mengalami kenaikan 71,43 persen. Sedangkan wisman asal Swiss tidak dapat dibandingkan.

Demikian pula pada periode Januari-April 2021, jumlah wisman dari tiga negara utama
tersebut mengalami kenaikan 700 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu dari 2 kunjungan pada tahun 2020 menjadi 16 kunjungan pada tahun 2021. Persentase kenaikan tertinggi terjadi pada wisman asal negara Malaysia sebesar 1.100 persen.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sumatera Utara pada bulan April 2021 mencapai rata-rata 36,96 persen, atau turun 0,71 poin dibanding Maret 2021 sebesar 37,67 persen. Rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia di hotel
berbintang bulan April 2021 mencapai 1,64 hari, naik 0,20 poin dibanding bulan Maret 2021.

Pengunjung Domestik

Jumlah penumpang domestik yang berangkat dari Sumatera Utara melalui Bandara Internasional Kualanamu selama bulan April 2021 mencapai 119.306 orang, turun 2,61 persen dibanding bulan Maret
2021 yang mencapai 122.498 orang.

Jumlah penumpang angkutan laut antar pulau (dalam negeri) yang berangkat pada bulan April 2021 tercatat sebanyak 2.453 orang, turun 23,18 persen dibanding bulan sebelumnya sebanyak 3.193 orang.

Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung di Sumatera Utara melalui empat pintu masuk pada bulan April 2021 mencapai 32 kunjungan, mengalami penurunan 43,86 persen dibanding yang datang pada bulan Maret 2021 yang mencapai 57 kunjungan.

Namun demikian jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2020, jumlah wisman pada bulan April 2021
mengalami kenaikan 128,57 persen, dari 14 kunjungan pada bulan April 2020 menjadi 32 kunjungan.

Penurunan jumlah wisman tertinggi pada bulan April 2021 dibanding bulan sebelumnya
terjadi pada pintu masuk Pelabuhan Laut Belawan sebesar 100 persen dan melalui pintu masuk Bandar Udara Kualanamu turun sebesar 28,89 persen.

“Sementara jumlah wisman yang datang melalui pintu masuk Pelabuhan Laut Tanjung Balai Asahan dan Bandar Udara Silangit tidak mengalami perubahan,” katanya.(SB/wie)