Wali Kota Bangga Anak Medan Berproduksi dan Memulai Usaha di Kota Ini

sentralberita|Medan ~ Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M. mengungkapkan rasa bangga dan senang anak Medan yang menghasilkan produk khas dan dengan penuh percaya diri memulai usahanya di Kota ini.

Hal ini diungkapkan Wali Kota Medan saat menerima audiensi pelaku usaha kuliner Chicken Holic, Randy, Dony Chandra, dan Lovely beserta tim, Selasa (4/5) di ruang kerjanya.

Wali Kota mengapresiasi bisnis kuliner dengan merek Chicken Holic yang kini terlah berkembang di Medan dan bahkan mulai melebarkan sayap ke daerah lain. “Saya senang, abang-abang tidak langsung memulai usaha di luar Medan dan ternyata kini telah berhasil bahkan akan mengembangkan bisnis ke daerah lain,” ungkap Wali Kota.

Pada pertemuan yang berlangsung dalam suasana keakraban itu, Wali Kota memaparkan tentang tagline yang kini diusung oleh Pemko, yakni Medan The Kitchen of Asia. Medan, lanjut Wali Kota, sudah terkenal dengan beragam kulinernya yang enak dan enak sekali. Dan beragam kuliner itu,  bukan saja berasal dari daerah Sumut, namun juga nusantara, bahkan Asia. Yang dibutuhkan saat ini adalah kemasannya. 

Menampilkan “kitchen” dengan berbagai cara dan teknik memasak kuliner tersebut, papar Wali Kota, akan menambah nilai kuliner tersebut. Dapur pun menjadi panggung entertainment. Kuliner dan kemasan ini akan kian menarik jika dipadukan program pembenahan kawasan heritage Kesawan.

Pada bagian lain, Wali Kota menyebutkan, hari Pemko Medan telah berkomitmen untuk mendukung pelaku usaha yang dapat memberikan manfaat dan kebanggaan bagi Medan.

“Yang pasti kami support, termasuk teman-teman Chicken Holic, apa kira-kira yang bisa membuat bangga Kota Medan, apalagi sampai ke tingkat nasional,  internasional, tentu akan kami support,” ucap Wali Kota.

Pada saat itu, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi atas bantuan 1000 paket alat tulis yang akan diberikan pihak Chicken Holic kepada anak sekolah. Wali Kota menyampaikan, bantuan itu akan disalurkan pada saat sekolah tatap muka sudah bisa dimulai. (SB/01)