Polres T.balai Giatkan Gerakan Sholat Subuh Berkeliling Sambil Berdakwah Kamtibmas

sentralberita | T.balai ~ Polres Tanjung Balai tmelaksanakan Gerakan Sholat Subuh Berkeliling sambil Berdakwah Kamtibmas (Gassuling Damas) bersama dengan Dewan Mesjid Indonesia (DMI).

Kegiatan ini dilaksanakan Pada hari Minggu tanggal 2 Mei 2021 Pukul 04.45 Wib sampai dengan selesai, di Mesjid Nurul Iman Kel. karya Kec. Tanjung Balai Selatan Kota Tanjung Balai, dengan Tetap Mematuhi Protokol Kesehatan Secara Ketat, Membagikan Masker Kepada Jamaah Sebelum acara dimulai.

Kunjungan Tim Gassuling Damas dan DMI Kota Tanjung Balai dilaksanakan untuk Meningkatkan Pendisiplinan Prokes Jamaah Mesjid dan Himbauan Meningkatkan Kamtibmas di Kota Tanjung Balai.

Turut hadir dalam Kegiatan :
1.Wakapolres Tg.Balai. Kompol H.Jumanto S.H.MH

  1. Ketua Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Kota Tanjung Balai Bapak Drs.H.Datmi Irwan
    3.Kapolsek Tanjung Balai Selatan Kompol Syahrul
  2. Kasat Reskrim Polres Tanjung Balai AKP. Rapi Pinakri
    5.Kasubbag Renops Bagren Polres Tanjung Balai Iptu Ridwan Nasution
    6.KBO Sat Binmas Ipda Syaifuddin SH.
    7.Kanit Binkamsa Bripka Ivan Lendi.
    8.Bhabinkamtibmaa Kel.TB.Kota I Bripka Kuntoro
  3. Tokoh Agama serta warga masyarakat dan jamaah.

Acara dimulai Pembukaan dan kata sambutan dari yang mewakili BKM Mesjid Nurul Iman Bapak Abdul Manaf.

Kemudian Penyerahan cenderamata dari Tim Gassuling Damas kepada BKM Mesjid Nurul Iman.

Selanjutnya penyampaian Pesan Kamtibmas Dari Wakapolres Kompol Jumanto SH, MH.

Diakhiti dengan Tausiyah agama oleh Bapak Ustadz Drs.H.Datmi Irwan dan.Doa oleh Ustadz Drs.H.Datmi Irwan.

Wakapolres Tanjung balai Menyampai Pesan pesan Kamtibmas dan mengajak para jamaah untuk bersama-sama mendukung Kamtibmas di lingkungannya.

Bijaklah dalam menggunakan Media Sosial karena di Zaman sekarang ini, fitnah itu sudah melalui media sosial

Menghimbau/mengajak sebagai orang tua harus mengawasi anaknya dari kegiatan yang tidak baik, contohnya seperti main mercon/ petasan, karena bisa merugikan diri kita ataupun anak kita manakala mercon itu meledak ditangan anak kita sendiri dan tentunya Menggunakan Mercon Menimbulkan Suara Ledak yang tidak baik yang dapat mengganggu Kegiatan Warga yang Beribadah.

Dalam beberapa hari ini polisi sudah melakukan kegiatan penertiban seperti : Razia tempat penginapan, tempat hiburan, balap liar dan petasan Mohon Kiranya Upaya Upaya yang telah dilakukan Oleh Polri beserta Instansi Terkait didukung Oleh Warga, agar Kota Tanjung Balai tetap dalam keadaan aman dan Kondusif, Laksanakan Protokol Kesehatan Sesuai Anjuran Pemerintah untuk Memutus mata Rantai Penyebaran Covid-19 dengan Melaksanakan 5M Yaitu : Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan Pakai Sabun dengan Air Bersih yang mengalir/Pakai Hand Sanitizer, Menghindari Kerumunan, Mengurangi Mobilitas.

Agar Menyampaikan kepada Saudaranya yang berada dirantau tidak Mudik Lebaran demi Kesehatan dan Keselamatan Bersama.

Artinya Mereka Yang dirantau Tetap dalam Keadaan Sehat dan Kita juga yang berada di Kota Tanjung Balai ini dalam keadaan Sehat juga.

Tausiyah agama dari Ketua DMI Kota Tanjung Balai Bapak Ustadz Drs.H. Datmi Irwan, mengangkat
Tema ” Istimewanya malam Lailatul Qadar”.

Pada Bulan Suci Ramadhan semua amalan akan dilipatgandakan sampai 70 kali dibandingkan di luar Bulan Ramadhan.

Pada salah satu malamnya ada yang istimewa namun tetap di rahasiakan Allah SWT saatnya, yaitu malam Lailatul Qadar.

Barang siapa yang mendapatkan malam Lailatul Qadar baginya akan dibalas oleh Allah SWT seperti amalan selama 1000 bulan.

TIdak semua orang mendapatkan malam Lailatul Qadar, Allah SWT hanya menurunkan kepada hamba-Nya yang terpilih yang jatuh pada 10 hari terakhir pada Bulan Ramadhan.

Untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar setiap orang harus meningkatkan amalan lailatullail (amalan pada malam hari) berupa apapun termasuk sholat tarawih, tadarusan, iktikab, dsb.

Meminta jamaah untuk turut mendukung pihak kepolisian khususnya Polres Tanjung Balai dalam hal meningkatkan keamanan dan ketertiban di masyarakat, sebab tanpa aman dan tertib jamaah akan terganggu dan susah untuk beribadah.

” Marilah sama-sama kita menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan dengan penuh keimanan,” tandasnya. (01/red)