Kamar Pasien Covid-19 di RSU Bunda Thamrin Medan Penuh


sentralberita | Medan ~ Ruangan khusus pasien Covid-19 di Rumah Sakit Bunda Thamrin Medan terus penuh.

Kepala Bidang Medik dan Keperawatan RSU Bunda Thamrin Medan, dr. Purnama Simanjuntak, MKM mengatakan hingga Senin (17/5/2021), 99 persen tempat tidur di rumah sakit itu telah terisi.

Ia mengatakan pada hari ini jumlah pasien Covid-19 yang sedang dirawat sudah mencapai 250 orang.

“Tingkat hunian pasien Covid-19 kami itu sudah 99 persen. Bahkan pernah mencapai 100 persen. Per hari ini, per pagi ini jumlah pasien kami itu rawat inap isolasi itu sudah mencapai 250. Terbukti dari banyaknya jumlah pasien yang masuk hunian tempat tidur yang selalu penuh,” katanya saat ditemui di Rumah Sakit Bunda Thamrin Medan, dikutip Selasa (18/5).

Purnama menjelaskan ruangan bagi pasien Covid-19 itu terbagi atas ruangan isolasi rawat inap dan ruangan ICU Isolasi.

Ia mengatakan, ruangan ICU selalu terisi bahkan saat ini mencapai 100 persen padahal pihak rumah sakit terus berupaya menambah jumlah tempat tidur.

Rumah Sakit Bunda Thamrin menyediakan 244 tempat tidur isolasi rawat inap dan isolasi Covid-19 sebanyak 13 ruangan.

Karena angka pasien Covid-19 terus bertambah, manajemen rumah sakit terus menambah jumlah ruangan agar bisa menampung pasien.

Bahkan, dalam waktu dekat manajemen sudah menyiapkan beberapa ruangan yang akan di renovasi agar bisa menjadi ruangan rawat inap isolasi dan ICU dengan klasifikasi yang sesuai prosedur.

“Dalam pekan ini kami sedang membangun. Ada tempat yang kami mau ubah menjadi ruang ICU Isolasi nanti targetnya disitu bisa mendapatkan lima tempat tidur lagi,” katanya.

Bahkan Purnama mengutarakan sejak bulan Mei lalu pihaknya sudah menambah jumlah ruangan, namun karena jumlah pasien terus meningkat sehingga membutuhkan lebih banyak kapasitas penampungan.

“Di bulan Mei kami ada menambah 32 tempat tidur lagi untuk rawat inap isolasi sehingga sekarang jumlahnya 276 tempat tidur rawat inap isolasi,” ucapnya.

Untuk ruangan ICU Isolasi RS Bunda Thamrin akan menambah 2 tempat tidur lagi sehingga jumlahnya menjadi 15 ruangan.

Dalam hal ini, Kepala Bidang Medik dan Keperawatan RSU Bunda Thamrin Medan, dr. Purnama Simanjuntak, MKM mengatakan angka pasien yang terus bertambah karena banyaknya masyarakat yang minim kesadaran soal maraknya virus Corona.

Ia mengatakan, hal itu sejalan dengan beberapa bulan ini libur panjang saling berdekatan sehingga semakin mudah masyarakat terpapar virus.

Berdasarkan pengamatannya, jumlah pasien yang dirawat terus bertambah seiring adanya libur panjang seperti tahun baru, Imlek dan Lebaran.

“Karena di bulan Desember itu kan ada libur. Nah, di bulan Februari pun jumlah pasien meningkat karena di bulan februari ada juga libur Imlek.”

Untuk angka kematian di Rumah Sakit Bunda Thamrin Medan sendiri ia membeberkan jumlahnya sekitar 4.3 persen dari jumlah yang dirawat.

Hal itu dikarenakan rumah sakit yang memang menerima kategori pasien yang dalam kondisi sedang dan tinggi tinggi dalam keseriusan penyakit yang di derita pasien Covid-19.

“Angka kematian RS Bunda Thamrin rata-rata 4.3 persen. Artinya, dari 100 orang yang dirawat berarti yang meninggal sekitar empat sampai lima orang.”

(tc)