Bos KTV Elektra Terus Diburu Kejatisu Untuk Dilakukan Penahanan

sentralberita | Medan ~ Kejaksaaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) terus melakukan perburuan terhdap bos KTV Elektra Sugianto alias Aliang, terdakwa kasus kepemilkan puluhan butir ekstasi,setelah sebelumnya secara resmi diterbitkan status Daftar Pencarian Orang ( DPO).

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejatisu, Sumanggar Siagian mengungkapkan, hingga kini, pihaknya terus berupaya memburu Bos KTV Electra itu dengan berkordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Masih dalam pencarian terhadap terdakwa yang sudah ditetapkan DPO. Kita juga tetap berupaya berkordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menemukannya,kita akan terus buru dia kemanapun dia bersembunyi” kata Sumanggar, Senin (3/5).

Dijelaskan Sumanggar, tidak ada tenggat waktu dengan status DPO terdakwa Aliang. Karena itu, pihaknya akan terus melakukan pencarian Aliang hingga ditemukan.”Tidak ada batas waktu bagi yang berstatus DPO. Kapan saja bisa ditangkap untuk kita lakukan eksekusi,” tandasnya.

Sebelumnya, Aliang juga sudah diultimatum untuk menyerahkan diri. Ia diultimatum 1×24 jam agar menyerahkan diri untuk dilakukan penahanan di Rutan Tanjunggusta Medan. Namun, hingga diterbitkan DPO, yang bersangkutan tak kunjung menyerahkan diri.

Perintah penahanan Aliang berdasarkan penetapan hakim MA sejalan dengan putusan di tingkat banding Pengadilan Tinggi (PT) Medan yang menghukum bos KTV Electra 4 tahun penjara dan diperintahkan untuk dimasukkan dalam tahanan.

Sebelumnya di PN Medan, Hakim Ketua Tengku Oyong memvonis rehabilitasi selama 6 bulan terdakwa Sugianto, di Klinik Ketergantungan Napza Setia Budi Jl Setia Budi No 94 I Medan, pada 28 Januari 2020. Namun di PT Medan putusan dianulir menjadi hukuman pidana. (fs/red)