SD Negeri di Langkat Terbakar

sentralberita | Langkat ~  Kebakaran melanda gedung Sekolah Dasar (SD) Negeri 058324 Jalan Bakti, Dusun IV Pungai Pasar VIII, Desa Sidomulyo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Senin (26/4/2021) petang.

Tidak ada korban jiwa akibat musibah itu, karena kebakaran terjadi saat kondisi ruangan sedang kosong. Meski demikian sedikitnya empat ruangan dilaporkan hangus terbakar. Kerugian material ditaksir mencapai lebih dari Rp200 juta.

Keterangan yang berhasil dihimpun, peristiwa kebakaran itu diketahui sekira pukul 18.00 WIB oleh warga yang tinggal tidak jauh dari gedung sekolah. Namun warga tidak dapat berbuat banyak, karena kobaran api sudah terlanjur membesar.

“Kalau tidak salah, pas mau buka puasalah diketahui. Api dengan cepat menjilati seluruh ruangan,” kata Poniran, salah satu warga.

Demi menghindarkan api menjalar ke ruangan lain, warga berupaya melakukan tindakan pemadaman menggunakan peralatan seadanya, serta meminta bantuan aparatur pemerintah desa setempat untuk menghubungi kantor pemadam kebakaran terdekat.

Sesaat setelah peristiwa itu dilaporkan, sebanyak dua armada pemadam kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai tiba di lokasi kejadian dan segera melakukan  upaya pemadaman api. “Ada pemadam, tapi awalnya dari Binjai, yang datang,” sebut dia.

Tidak lama setelah itu, giliran satu armada pemadam kebakaran BPBD Kabupaten Langkat tiba di lokasi kejadian, dan bersama-sama melakukan upaya pemadaman api. “Setelah beberapa menit, baru sebuah mobil pemadam dari Langkat nampak turun,” timpal Yudi, warga lain disana.

Lewat upaya maksimal, kobaran api pada akhirnya dapat dipadamkan secara keseluruhan sekira pukul 19.00 WIB. Hanya saja upaya tersebut tetap tidak mampu menyelamatkan empat ruang kelas dan seluruh perkakas belajar yang terdapat di dalamnya. “Habislah seluruh ruangan itu. Baik kursi, meja dan seluruh barang didalamnya hangus terbakar,” tegas dia.

Kasubag Humas Polres Binjai AKP Siswanto Ginting membenarkan kebakaran yang terjadi. Pihaknya mengakui masih malakukan penyelidikan terkait kebakaran. “Dugaan sementara akibat korseleting listrik,” tegas Siswanto.(idn)