Rumah Warga di Sultan Daulat Memperihatin, Tak Pernah Dapat Bantuan dari Pemerintah

sentralberita.com|Subulussam~Rumah yang didiami oleh ibu Kamariah (60 thn) dan bapak Tamudin beserta dua anaknya di Desa Jabi-jabi kecamatan Sultan Daulat, Senin (5/4) sangat memprihatinkan.

Kondisi rumah yang sudah reok dengan atap yang sudah berlubang dan lantai papan yang sudah hancur serta dinding papan yang sudah bolong dan hancur (sangat tidak layak huni)

Ibu Kamariah sendiri adalah tulang punggung keluarga setelah sang suami (pak tamudin) mengalami stroke selama lebih dari dua tahun.

Beberapa hari yang lalu, bapak tamudin baru pulang dari Rumah Sakit Umum Daerah Subulussam (RSUD) akibat mengalami batuk berdarah, hingga saat ini pak tamudin masih berbaring di kediamannya.

“Saya sangat berharap kepada pemerintah agar memperhatikan kami, apalagi ini sudah dekat bulan ramadhan” ungkapnya dengan berurai air mata.

“Sudah beberapa kali saya membuat permohonan agar pemerintah memberikan bantuan, namun sampai saat ini belum juga saya terima”tambah ibu kamariah.

Pemerintah Subulussam, khususnya pihak DPRK Subulussam dan yang terkait harusnya sangat teliti dalam melihat warga yang sudah sangat membutuhkan uluran tangan, agar terciptanya masyarakat yang sejahtera. (SB/SF)