Prof Syawal Gultom Sokong Mardana Nainggolan Pimpin KAHMI Medan

sentralberita | Medan ~ Menjelang perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Medan, banyaknya bermunculan figur-figur baru dari kalangan alumni HMI. Ini mengisyaratkan, bahwa proses regenerasi di tubuh KAHMI Medan berjalan baik.

Munculnya figur muda sebagai calon Ketua Umum KAHMI Medan di periode selanjutnya, dinilai sangat dibutuhkan demi kelangsungan dan pemersatu di KAHMI. Salahsatunya, Mardana Nainggolan, seorang kandidat Ketua Umum MD KAHMI Medan, bersama para alumni lintas Komisariat dan Perguruan Tinggi lainnya, melaksanakan jamuan makan malam bersama sekaligus silaturahmi dengan beberapa senior, bertempat di Hotel Grand on Darma Deli, kemarin.

Pada pertemuan itu hadir para senior HMI, diantaranya Prof Usman Pelly, Prof Syawal Gultom dan hadir juga para alumni dari berbagai Perguruan Tinggi lainnya, khususnya Ketua Umum IKA UNIMED Jafaruddin Harahap, hingga alumni kampus lainnya seperti Fakultas Syari’ah, Fakultas Tarbiyah, Fakultas Dakwah UINSU, Fakultas PIB dan beberapa perguruan tinggi swasta lainnya.

“Mardana Naiggolan sepengetahuan saya adalah pribadi yang baik, ikhlas berjuang dan tangguh. Hal ini sangat penting sebagai ciri pemimpin pemersatu,” ucap Prof Syawal Gultom dalam sambutannya.

KAHMI Medan saat ini dinilai butuh figur seperti beliau yang mampu memposisikan KAHMI sebagai organisasi Kader yang berjuang dan berkontribusi untuk masyarakat. Untuk itu, figur-figur muda diharapkan mampu menampilkan wajah KAHMI yang diharapkan mampu berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Medan.

Tampil memberikan sambutan, masing-masing perwakilan dari perguruan tinggi lainnya, seperti Ketum IKA UNIMED, Jafaruddin Harahap, alumni UIN Sumut oleh Dr Zulham MHum dan dari Fakultas Sastra atau Ilmu Budaya USU. “Sosok Mardana Nainggolan dinilai memiliki banyak keunggulan sehingga layak untuk memimpin KAHMI Medan kedepan,”katanya.

Mardana Nainggolan, dalam sambutannya dalam acara makan malam ini menekan perlunya regenerasi di tubuh KAHMI Medan dalam menggerakkan roda organisasi menjadi lebih dinamis. Dia juga menegaskan kesiapannya memimpin KAHMI Medan.

“Regenerasi di tubuh KAHMI Medan merupakan sebuah keniscayaan, bahwa organisasi KAHMI harus mampu menjawab persoalan keumatan yang ada di sekitar kita, untuk itu perlu soliditas, karenanya tegline muda, mandiri dan fokus, bukan di arahkan pada faktor usia, melainkan kemampuan mengelola organisasi menjadi lebih dinamis. KAHMI perlu membangun sinergisitas dengan Pemerintah Kota Medan dalam rangka ikut berkontribusi mensukseskan Program Pembangunan Kota Medan ke arah yang lebih baik,” ujar Mardana.

Persoalan yang ada di KAHMI Medan saat ini, adalah persoalan pendataan yang masih belum tercatat secara sistematik.“Untuk itu, Kepengurusan KAHMI Medan mendatang, harus bisa mempersiapkan database keanggotaan KAHMI sesuai aturan organisasi, akhirnya Musda KAHMI Medan kali ini melahirkan pemimpin baru yang membawa perubahan di tubuh organisasi Kahmi Medan,” ujar Mardana. (01/red)