PKB Sumut Tolak Ikut Gerakan Kudeta Cak Imin dari Kursi Ketum

sentralberita | Medan ~ Mantan Ketua DPC PKB Karawang Ahmad Zamakhsari alias Kang Jimmy bicara gerakan Muktamar Luar Biasa (MLB) PKB untuk mengkudeta Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dari Ketum PKB. PKB Sumatera Utara (Sumut) ogah ikut gerakan itu.

Sekretaris PKB Sumut Loso Mena mengatakan tidak ada gerakan yang disebut akan melakukan MLB itu di Sumut. Dia mengatakan pihaknya patuh terhadap Cak Imin selaku Ketua Umum PKB hasil muktamar.

“Kalau di Sumut nggak ada pernah dengar itu, kita tetap komitmen dengan ketua umum hasil muktamar itu,” ucap Loso Mena kepada wartawan, dikutip Rabu (14/4).

Loso menyebut dirinya hanya mengetahui kabar gerakan itu dari berita. Dia mengatakan PKB Sumut tidak pernah melakukan pembahasan membahas wacana MLB itu.

“Hasil muktamar kita. Sebagai kader partai patuh dengan keputusan tertinggi,” jelasnya.

Sebelumnya, Jimmy menyebut gerakan MLB itu sudah berjalan. Dia mengatakan sudah ada komunikasi dengan petinggi PKB di tingkat pusat untuk MLB tersebut.

“Jadi para petinggi PKB sudah ada komunikasi dengan saya, terkait bakal ada gerakan ketidakpuasan atas hasil Munas PKB di Bali,” katanya saat dihubungi melalui telepon seluler, Minggu (11/4).

Dia mengklaim sudah ada 22 pengurus PKB di kabupaten atau kota yang berkoordinasi terkait MLB. Menurutnya, ada kesepakatan untuk segera menggelar MLB.

Menurut Jimmy, beberapa pengurus menginginkan MLB PKB karena masalah nilai yang diusung oleh PKB saat ini. PKB disebut telah meninggalkan nilai-nilai yang diusung Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

“(Sebanyak) 22 kabupaten sepakat KLB, karena banyak di daerah kecewa atas kepengurusan PKB yang dianggap tidak sesuai dengan apa yang Gus Dur bangun, salah satunya adalah banyak muscab di daerah tidak sesuai pelaksanaannya, atau tidak sesuai AD/ART bahkan dinilai hasilnya sepihak,” jelasnya.
(dtc)