Penyebaran Uang Pecah Rp75.000 Terhambat Geografis Sumut


sentralberita|Medan~Bank Indonesia (BI) mengakui penyebaran uang pecah baru Rp75.000 yang merupakan Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) 75 tahun RI di Sumatera Utara terhambat oleh geografis daerah ini.   

“Letak daerah yang berjauhan membuat penyebarannya belum maksimal seperti dari Pangkalan Berandan, tak mungkin mengambil uang UPK 75 satu lembar ke Medan,” kata Soekowardojo, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sumatera Utara di Medan Jumat (16/4/2021). 

Soeko, didampingi Deputi Kepala Perwakilan Andiwiana Septonarwanto dan Ibrahim menyebut dalam rangka memperluas kepemilikan UPK 75 RI di masyarakat mulai 22 Maret 2021, 1 KTP berlaku untuk penukaran maksimal 100 lembar UPK 75 RI per hari dan dapat diulang setiap hari.   

Dengan sistem tersebut diharapkan perluasannya dapat merata karena bisa ditukar dalam jumlah banyak. Namun untuk pemesanan tetap dilakukan masyarakat melalui PINTAR yang dapat diakses di http: //pintar.bi.go.id dan BI yang menentukan jadwal penukarannya.   

Ia menegaskan UPK 75 tahun RI merupakan alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal ini diatur dalam peraturan BI nomor 22//11/PBI/2020 tentang penukaran uang rupiah khusus.    Menurutnya minat masyarakat masih tetap besar untuk memiliki uang tersebut.

Di awal peluncuran 17 Agustus 2020, UPK 75 diserbu masyarakat, artinya animo masyarakat cukup bagus. “Cuma sekarang geografis Sumut masih cukup susah untuk mengaksesnya,” jelasnya.   

Ia menyebut ada lima hal yang bisa dilakukan dengan UPK 75 tahun RI yakni untuk berbelanja memenuhi kebutuhan, THR saat lebaran, mahar pernikahan (jangan sampai rusak), media mengenalkan kebudayaan dan disimpan sebagai koleksi.   

UPK 75 tahun RI merupakan uang rupiah khusus yakni uang yang dikeluarkan secara khusus oleh BI dalam memperingati peristiwa atau tujuan tertentu. 

BI beberapa kali mengeluarkan uang edisi khusus di antaranya 25 tahun Kemerdekaan RI, perjuangan angkatan 45, kemudian 50 tahun Kemerdekaan RI, Hari Anak, cagar alam, hingga 100 tahun pemimpin Indonesia. Untuk UPK 75 tahun RI ini bergambar proklamator Soekarno dan Muhammad Hatta. (SB/wie)