Korupsi Rp756 Juta, Berkas Mantan Bendahara BNNP Sumut Masuk Kejari Medan

sentralberita | Medan ~ Berkas kasus dugaan korupsi mantan Bendahara Pengeluaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Utara (Sumut) berinisial SYE sudah dilimpahkan Ditreskrimsus Polda Sumut ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan.

Berkas perkara dugaan korupsi sebesar Rp756.530.060 di tahun anggaran 2017 tersebut diterima Tim Penuntutan Pidana Khusus Kejari Medan, Senin (12/4/2021).

 Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut, Sumanggar Siagian mengatakan selain melimpahkan berkas perkara, polisi juga melimpahkan tersangka ke Kejari Medan. Selanjutnya, tersangka dititipkan Kejari Medan di Rumah Tahanan Polda (RTP) Polda Sumut.

“Jaksa Penuntut Umum Kejari Medan segera menyiapkan dakwaan serta melimpahkan berkas perkara di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan untuk disidangkan,” ujar Sumanggar, dikutip Kamis (15)4).

Sebelumnya, Penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut, Jumat (15/1/2021) menahan SYE terkait dugaan korupsi sebesar Rp756.530.060. SYE tidak dapat mempertanggungjawabkan keuangan dan saat itu diketahui ada sebanyak 36 pembayaran fiktif yang diduga dilakukan olehnya.

Penggelapan dana yang dilakukan tersangka, yakni dengan mengajukan permintaan pembayaran fiktif dengan cara membuat Daftar Rincian Permintaan Pembayaran (DRPP) atas kegiatan yang sudah dilaksanakan (Pengajuan DRPP Ganda) sebesar Rp756.530.060.

Tersangka melanggar Pasal 2 Ayat 1 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat 1 ke-1e KUHPidana.(in)