KM Kelud Tidak Akan Beroperasi Layani Pemudik di Belawan

sentralberita | Medan ~ PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memastikan tahun ini tidak akan melayani penumpang.

Kapal Motor (KM) Kelud yang biasa disiapkan bagi pemudik, kini ditiadakan. 

“Untuk penumpang mudik tidak ada penjualan tiket mudik lebaran, karena sudah ada kebijakan kementrian di pusat. Jadi sama sekali tidak beroperasi untuk mengangkut penumpang mudik,” kata Kepala Operasional PT Pelni Harpin Simamora, dikutip Senin (26/4).

Menurut Harpin, kebijakan ini akan berlangsung hingga batas akhir larangan tersebut berlaku.

Dimana sebelumnya, pemerintah melarang pelaksanaan mudik lebaran mulai tanggal 6 Mei sampai dengan 17 Mei 2021. 

Kendati demikian, manajemen PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) dengan Kapal Motor (KM) Kelud tetap beroperasi mengangkut logistik saja.

Untuk jadwal angkut logistik, itu pun berubah-ubah. 

“Pengangkutan logistik tetap berjalan seperti jadwal biasanya. Operasional KM Kelud dengan rute Tanjungpriok, Batam dan Belawan tidak untuk mudik penumpang, hanya untuk mengangkut logistik saja,” kata Harpin Simamora.

Aktivitas angkutan kapal tahun ini hampir sama dengan kondisi tahun sebelumnya.

Terjadi peningkatan arus logistik antar pulau jelang Lebaran di pelabuhan Belawan, Sumatera Utara. 

Untuk pengaman arus mudik, pihak Polres Pelabuhan Belawan turut berkoordinasi dengan unsur pelabuhan.

Polres Pelabuhan Belawan tetap melakukan monitoring terhadap mobilitas orang di Pelabuhan Belawan dengan mendirikan pos pam Lebaran. 

“Nanti ada 3 pos pam dan pos yan didirikan untuk mengantisipasi arus mudik lebaran,” kata Kasat Lantas Polres Pelabuhan Belawan AKP P Gultom.

Humas Kesyahbandran Belawan, Jujur Panjaitan sebagai penyelenggaraan angkutan kapal di Belawan mengatakan hingga saat ini belum ada membahas angkutan untuk mudik Lebaran.

Sekarang ini, pihaknya belum menerima surat larangan mudik dari Dirjen untuk wilayah Belawan. 

“Masalah angkutan Lebaran belum ada dibahas. Nanti nunggu surat Dirjen baru dibahas di wilayah,” jelas Jujur Panjaitan.(tc)