Kapolres Tanjung Balai Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Toba-2021

sentralberita | Tanjungbalai ~
Bertempat di Halaman Apel depan Polres Tanjung Balai, Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH pimpin gelar pasukan Operasi Keselamatan Toba 2021 Polres Tanjubg Balai, Senin (12/4/2021).

Apel Gelar Pasukan dalam Rangka Operasi Keselamatan Toba – 2021 Polres Tanjung Balai guna Wujudkan Kamseltibcarlantas Yang Mantap dan Pencegahan Penyebaran Covid – 19 dengan Meningkatkan Disiplin Protokol Kesehatan Serta Tidak Melaksanakan Mudik Lebaran Tahun 2021.

Adapun pejabat upacara sebagai betikut, Perwira Apel AKP H.W. Siahaan S.H, Komandan Apel Ipda Zainuddin S dan peserta kegiata turut hadir dalam pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Toba – 2021 yakni Mewakili Walikota Tanjung Balai Yusmada Siahaan SH, MAP,  Mewakili Dandim 0208/AS Mayor Inf. Indra Bekti, Mewakili  Danlanal TBA Lettu. Rohman Santoso, Mewakili Ketua Pengadialan J.E. Sumanti SH.

Kemudian, Mewakili Ka Lapas Klas II B Tanjung Balai Monang Saragih, Wakapolres Tanjung Balai H. Kompol Jumanto SH. MH, Danki Brimob Kompi 3/B AKP Abdul Hakim Harahap, Danrami 08 Pulau Buaya Kapten Arm. V. Hutagaol, Kabag Pemerintahan Kota Tanjung Balai Pahala Zulfikar.
Lalu, Kadis Pendidikan Kota Tanjung Balai Azhar S.Pd, Kadis Perhubungan Kota Tanjung Balai Khairul, Kepala BPBD Kota Tanjung Balai M. Ridwan Parinduri ST. MAP serta Para PJU Polres Tanjungbalai.

Untuk peserta upacara diantaranha, Barisan TNI AD, Barisan TNI AL, Barisan BRIMOB POLRI, Barisan Satpolair Tanjungbalai, Barisan Sat Sabhara, Barisan Sat Lantas, Barisan Gabungan Staf Polres, Barisan Polsek Jajaran, Barisan Sat Intelkam, Reskrim, Narkoba dan Barisan Dishub Kota Tanjungbalai.

Untuk Perwakilan Personil Penyematan Pita Tanda Operasi Keselamatan Toba – 2021 diantaranya, Briptu Rudi Sahputra, Praka J. Tanjung, Koptu Teguh. S, Briptu Wan AndI dan  Amiruddin Sitorus.

Pada Kesempatan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Toba – 2021, Kapolres Tanjung Balai membacakan Amanat Kapolda Sumatera Utara Drs. R. Z. Panca Putra S., M.Si menyatakan, Apel gelar padukan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran  bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas menurunkan angka pelanggaran maupun jecelakaan lalu lintas serta menghambat penyebaran Covid-19 di wilayah Provinsi Sumatera Utara.

Operasi keselamatn Toba 22021 merupakan operasi kepolisian mandiri kewilayahan yang dilaksanakan selama 14 hari terhitung mulaai hari Senin 12 April smpi dengan minggu 25 April 2021.

Fokus Operasi Kepolisian ini adalah masyarakat pengguna jalan, kendaraan angkutan umum ataupun pribadi. Lokasi atau ruas jalan yang rawan kemacetan, pelanggara  maupun kecelakaan lalu lintas serta kegiatan berlalulintas masyarakat yang dapat menimbulkan gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Pada Operasi keselamara Toba 2021 kali ini, kita juga akan melakukan berbagai upaya dalam memutus mata ranti penyebaran Covid-19. Diantara upaya yang kita lakukan yitu melakukan pemetaan lokasi penyebaran Virus Covid-19, melakukan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya virus COVID-19 melalui kegiatan sosialisasi.

Diantaranya, pemasanga spanduk, banner, baliho, oenyebaran leaflet dan stiker serta melaksanakan edukasi dan penerangan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan.

Dalaam kesempatan yang penuh semangat dan rasa kebersamaan ini, untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas, sya akan menyampaikan beberapa penekanan untuk dipedomani :

Pertama, tetap jaga keseharan serta niatkan setiap pelaksanaam tugas sebafai ibadah kepada tuhan yang maha esa.

Kedua, pastikan setiap petsonel yag telah ditugaskan untuk paham tugas dan tanggung jawab.

Ketiga, lakukan deteksi dini dengan memetakan titik kerawanan, kemacatan, pelanggaran dan kecelakaannlalu luntas setta oenyebaran Covid-19.

Keempat, laksanakan tugas dengan profesional dan humanis berikan pelayanan kewaspadaan melalui peneraoan buddy sistem.

Kelima, mantapkan kerja sama, sibergitas dn soliditas para pihak yang terlibat demi jeberhasilan pelaksanaan operasi.(01/red)