Istri Oknum Perwira Kodam I/BB Dizinahi Anakbuah Suami Sampai Hamil

sentralberita | Medan ~ Rumah tangga tidak harmonis istri perwira selingkuh dengan prajurit tamtama pengemudi (tamudi) hingga melahirkan anak.

Kisah memalukan ini terjadi di satu satuan di Kodam I Bukit Barisan dan terdakwa yang masih berpangkat Pratu sudah dihukum 18 bulan dan dipecat dari TNI.

Dalam salinan putusan yang diunggah di direktori putusan Mahkamah Agung, terungkap kasus perselingkuhan istri komandan dengan tamudi ini terjadi akibat ketidakharmonisan keluarga sang perwira.

Disebutkan sang komandan yang sudah dikarunia tiga anak dari  istri yang dinikahi 15 Oktober
2001 di Doloksanggul.

Namun rumah tangga sang komadan berpangkat Kapten dilanda prahara.

Sang istri merasa sudah tidak dihargai sebagai istri, sering dimarahi dan jadi objek kekerasan di depan anak-anaknya.

Sang istri  pernah minta bercerai tapi selalu ditolak suami.

Lalu diam-diam, sang istri mengontrak rumah di Jalan Simpang Pemda Medan yang gunakan untuk tempat bersembunyi apabila terjadi pertengkaran suaminya.

Perselingkuhan istri mulai terjadi setelah perwira berpangkat kapten ini mengangkat prajurit tamtama pengemudi (tamudi) yang bertugas mengantar/menjemput anak dan istri komandan, pada 18 September 2017.

Seiring perjalanan waktu ternyata tamudi menjadi tempat curhat istri komandan hingga berlanjut ke perselingkuhan.

Perselingkuhan pertama di rumah kontrakan istri komandan di JI Simpang Pemda, Medan,  Januari 2019.

Perselingkuhan keduanya masih menjadi-jadi hingga berani melakukannya di rumah dinas komandan.

Kebetulan lalu, 04 Juli 2019, sang suami dikirim melaksanakan Satgaster ke daerah Kodam XVII/Ptm Ambon.

Keluarga di asrama yang ada di sekitar menyaksikan perselingkungan istri komandan dengan tamudi.

Pelaku yang berpangkat pratu lalu pindah ke Kodim 0303/Bengkalis, Maret 2020.

Istri komandannya yang sudah hamil, mengontak pelaku hingga pelaku berangkat ke Medan 25 Juli 2020.

Keduanya menginap di satu hotel dan melakukan hubungan terlarang.

Perselingkuhan istri komandan dengan prajurit tamudi ini terbongkar setelah seorang saksi mengontak suami pelaku lewat WA, 26 Juli 2020.

Saat itu, perwira ini tengah bertugas di Kota Ambon.

Sang perwira ini kemudian mengontak sang istri dan menanyakan kebenaran informasi yang disampaikan saksi.

Ternyata sang istri mengakui perselingkuhannya.

Dalam persidangan juga terungkap sang istri perwira ini melahir bayi laki-kali yang sekarang berusia sembilan bulan.ya lagi. (Tc)