Tangki CPO Keluar Malam Diduga Ada Permainan di PTPN 2

sentralberita | Pagarmerbau ~ Sesuai arahan dari pimpinan PTPN2 untuk setiap harinya, semua kendaraan bermotor khususnya mobil tangki yang mengangkut Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit mentah tidak boleh keluar dari PKS lewat dari pukul 17:00 Wib.

Namun beda dengan Pabrik Kelapa Sawit Tanjung Garbus Pagar Merbau (PKS TGPM) PTPN2, yang berlokasi di Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deliserdang, Sumut hampir tiap malam mobil tangki bermuatan CPO boleh keluar dari PKS. Yang pastinya, arahan pimpinan PTPN2, tidak diindahkan oleh Maneger PKS TGPM PTPN2 Jaya Bana Sembiring.

Informasi yang diterima pada pekan lalu, mobil tangki bermuatan CPO dengan BK 96** ** dengan supir Sug* keluar Pukul 20.33 Wib dari PKS. Mobil tangki bermuatan CPO tersebut disebut-sebut dari angkutan CV Bar* dengan tujuan ke PT P**. Bukan hanya mobil tangki ini saja, masih banyak lagi mobil tangki bermuatan CPO keluar tiap malam.

Diduga permainan ini sudah berlangsung lama dan berjalan rapi, dengan tujuan untuk mengisi pundi-pundi kantong pejabat di PTPN2.


“Permainan CPO ini sudah lama bang, dan tidak mungkin Manager PKS dan Kabag Tehnik tidak tau,” miris juga nengoknya bang,” katanya jangan namanya dicatut.

Ditempat terpisah, Manager PKS TGPM PTPN2, Jaya Bana Sembiring ketika dikonfirmasi diruang kerjanya menceritakan, tidak boleh mobil tangki bermuatan CPO keluar dari PKS lewat dari pukul 17:00 Wib. Jika lewat dari Pukul 17:00 Wib, mobil tidak boleh keluar dan sabar menunggu hingga besok harinya, dan sabar menunggu antrian.

Kadang ada mobil tangki keluar malam, itu untuk mengejar target DO jangan sempat mati (kadaluarsa DOnya) dan biar cepat selesai. Dan semua itu tidak ada permainan, sudah sesuai aturan di PTPN2 dan Holding.

Kemudian, setiap mobil tangki bermuatan CPO keluar dari PKS, pihak Kandir PTPN2 telah mengetahui, dan timbangan langsung tersambung ke Kandir PTPN2 hingga ke Holding, kata Jaya.

Kemudian diakui Jaya, setiap kontrak dengan pihak ketiga, bisa saja ada sisa CPO tinggal setengah tangki yang belum terangkut. Padahal DO mereka sudah mati. Jadi biar CPO yang setengah tangki dapat terangkut, maka CPO tersebut ditumpangkan ke mobil tangki yang kontrak lain.

Kemudian, para supir mobil tangki takut membawa CPO setengah tangki, dengan alasan mobil tangki tersebut goyang kalau jalan, terpaksa mobil tangki diisi penuh, kata tanpa merinci CPO yang setengah tangki, transaksinya tidak diketahui.

Jadi selama dirinya menjabat sebagai Menejer PKS TGPM PTPN2, tidak ada mobil tangki bermuatan CPO keluar malam dari PKS. Pokoknya semua mobil tangki bermuatan CPO keluar tiap hari dari PKS, jam kerja berlangsung hingga pukul 17:00 Wib.

Jaya menambahkan, kalau mobil tangki bermuatan CPO keluar dari PKS dan berhenti diluar pagar PKS, itu tanggungjawab supir dan bukan tanggungjawab PKS lagi, kata Jaya Bana Sembiring. (Hc)