Remaja Asal Medan Tewas di Danau Toba

sentralberita | Parapat ~ Jasad seorang pria ditemukan di dasar Danau Toba Kecamatan Ajibata kabupaten Toba Minggu, (7/3/2021) sekira pukul 11.00 Wib. Korban diketahui bernama Muhammad Abduh Pane (17) warga Jalan Karya Tani Gang Dulur, Lingkungan VIII Medan Kelurahan Pangkalan Mansyur Kecamatan Medan Johor Kota Medan.

Informasi dihimpun peristiwa tersebut bermula, saat korban dan keluarga bersama rombongan datang ke Ajibata untuk liburan di Danau Toba. Korban yang asik berenang bersama rombongan keluarga lainnya, diminta untuk berhenti karena harus kembali ke Medan. Sebab kedua orangtuanya harus menghadiri acara pesta keluarga.

Awalnya, korban menuruti permitaan kedua orangtuanya untuk berhenti. Bahkan korban sempat naik ke dalam minibus yang dirental rombongan keluarga. Namun, karena merasa belum puas, korban cekcok dengan ibunya. Hingga akhirnya, membuat ibunya marah dan memintanya turun dari mobil tersebut.

Selanjutnya, kenderaan yang ditumpangi orangtuanya melaju dari Ajibata menuju Medan. Korban pun kembali berenang di Danau Toba. Beberapa rombongan keluarga yang tinggal saat itu, masih berenang di Danau Toba. Namun, tidak seorang pun yang mengetahui jika korban kembali berenang, hingga jasadnya ditemukan.

Kasubbag Humas Polres Toba, Aiptu Khairudin yang dikonfirmasi via seluler, Minggu (7/3/2021), membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Disebutkannya, jasad korban ditemukan tepat di dasar tepian pantai depan Villa 7 Tuke Ajibata Desa Pardamean Ajibata Kecamatan Ajibata Kabupaten Toba. Sekira 7 meter dari bibir pantai dekat jembatan jalan menuju Fery Ihan Batak, atau sekira 400 meter dari Kantor Basarnas Ajibata.

Jasad korban ditemukan Rangga Manik (13) warga Lumban Gurning Desa Pardamean Ajibata Kecamatan Ajibata Kabupaten Toba bersama kawan- kawannya satu group perenang dan penyelam uang koin logam yang dilempar dari atas kapal motor Danau Toba.

Saat itu sebutnya, Rangga sekira pukul 11.00 Wib beberapa grupnya seperti biasanya melakukan aksi berenang dan menyelam di Danau Toba mengumpulkan uang koin yang dilemparkan dari atas Kapal.

“Saat itu uang koin dilempar dari atas kapal, kami para penyelam berupaya berlomba mengejar dengan menyelam untuk mengambil uang logam sambil menyelam dan berenang di perairan Danau Toba tepatnya di pantai depan Villa 7 Tuke Ajibata desa Pardamean Ajibata Kecamatan Ajibata Kabupaten Toba. Saat menyelam dengan maksud mengejar uang koin logaman, saat itu saksi Rangga Manik bersama dengan beberapa temannya saat menyelam melihat di dasar danau ada mayat yang tenggelam dengan melayang layang di dalam air,” ujarnya.

Mengetahui dan melihat hal tersebut, sontak membuat mereka kaget dan naik ke permukaan sembari berusaha berenang ke tepian dan kemudian menginformasikannya kepada masyarakat, akan adanya mayat yang tenggelam di dasar Danau Toba.

Mendapat informasi tersebut salah seorang masyarakat setempat langsung menghubungi Kapos Pol Ajibata Ipda Sudung Siringoringo. Selanjutnya berkordinasi dengan tim Basarnas Ajibata untuk mengevakuasi korban.

Setelah mayat berhasil dievakuasi dari dasar Danau Toba, jasad korban dibawa ke UGD RSU Parapat Tim Basarnas bersama Kepolisian Pos Ajibat Polres Toba untuk dilakukan pemeriksaan dan visum.

Sementara ombongan keluarga yang masih berada Ajibata menikmati liburannya, yang mengetahui kabar tersebut, selanjutnya menghubungi kedua orangtua korban yang sedang dalam perjalanan menuju Medan. Saat ditelepon ternyata sudah sampai di Kota Madya Tebing Tinggi.

Kedua orangtua korban yang mendapat kabar tersebut akhirnya kembali ke Ajibata. Melihat kejadian ini, kedua orangtua korban histeris, dan ibunya pun jatuh pingsan.
(gs)