Ratusan Warga Kota Medan Tanda Tangan Dukung Dicopotnya Moeldoko

sentralberita | Medan ~ Ratusan warga Kota Medan Sumatera Utara mendukung aksi Aliansi Rakyat Pengawal Demokrasi mendesak Presiden Jokowi segera mencopot Kepala Staf Presiden,Moeldoko .

Aksi dilakukan di seputaran Lapangan Merdeka Jl Pulau Penang Medan,Minggu pagi (14/3) tersebut juga dihadiri mantan Walikota Medan,Akhyar Nasution, pimpinan organisasi buruh ,CP Nainggolan,juga Ahmadi Meu raxsa ,aktivis Ornop, Suwandi Purba ,. Bunyamin Winata,selaku tokoh masyarakat, Ibrahim Tarigan aktivis Pemuda, dan juga ketua DPC Partai Demokrat kota Medan Burhanuddin Sitepu serta beberapa tokoh lainnya.

Warga masyarakat yang kebetulan sedang mengikuti atau melaksanakan kegiatan olahraga di kawasan luar Lapangan Merdeka Medan tersebut,tampak antusias mendukung langkah yang dilakukan oleh sejumlah penggagas dan aktifis berbagai partai politik,akademisi,tokoh masyarakat,politisi,tokoh pemuda untuk mendesak Presiden Joko Widodo agar Kepala Kantor staf presiden Jenderal TNI purnawirawan Moeldoko segera dicopot dari jabatannya, Karena dituding melakukan praktik politik culas ,dengan mengambil alih jabatan Ketua Umum Partai Demokrat melalui kongres luar biasa ilegal di Sibolangit Deli Serdang beberapa hari yang lalu.

CP Nainggolan dalam orasinya mengungkapkan bahwa tindakan Moeldoko jelas-jelas melanggar etika demokrasi yang bisa berdampak pada kekisruhan semangat kebangsaan Indonesia bodoh kata Neng Kulon tidak hanya mempertontonkan arogansi kekuasaan yang dilakukan seorang pejabat negara tetapi juga telah mempermalukan demokrasi Indonesia di mata dunia tindakan Moeldoko itu sebuah pembelajaran yang sangat buruk bagi perjalanan politik Indonesia sebab tindakan itu bukan hanya mematikan Semangat berdemokrasi tapi juga mempertontonkan sikap zalim dan haus kekuasaan seorang pejabat negara,tegas CP Nainggolan.

Sementara itu, Burhanuddin Sitepu ,Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan, mengapresiasi antusias masyarakat Medan dan Sumatera Utara yang peduli demokrasi dimana kegiatan pembubuhan tanda tangan petisi aliansi rakyat pengawal demokrasi sebagai bentuk kekecewaan masyarakat Indonesia khususnya Sumatera Utara terhadap KLB Demokrat yang ilegal, karena jika tidak bisa Hut di masyarakat Sumut khususnya hal yang sama mungkin terjadi dalam peristiwa-peristiwa yang lain seperti diketahui sekelompok orang yang telah melaksanakan KLB abal-abal yang menjagokan Moeldoko sebagai ketua umum dewan pimpinan pusat Partai Demokrat .
Sebagai kader partai saya mendukung Apa yang dilakukan oleh masyarakat karena antusias untuk penegakan Demokrasi di tanah air karena demokrasi melalui KLB abal-abal yang terlaksana di Sibolangit Deli Serdang tersebut jelas melanggar etika demokrasi yang bisa berdampak pada kekisruhan semangat kebangsaan Indonesia karena kata Sitepu, pengambilalihan kekuasaan partai yang dilakukan sama sekali tidak lagi menunjukkan sikap integritas karakter dan etika seorang pemimpin lembaga negara,” pungkas Burhanuddin Sitepu. (01/red)