Progres Jalan Tol Tebing-Kualatanjung-Parapat Kesulitan Dana

sentralberita | Medan ~ Proses pembangunan jalan Tol Trans Sumatera pada ruas Jalan Tol Kualatanjung – Tebingtinggi – Parapat yang merupakan bagian Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk mendukung akses ke Kawasan Strategis Pariwisata Nasional yaitu Danau Toba terus berjalan untuk mengejar progres target yang telah ditetapkan.

Ritme percepatan pembangunan semakin ditingkatkan oleh PT. Hutama Marga Waskita selaku BUJT, apalagi sejak mendapatkan dukungan dan kunjungan dari Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi ke lokasi proyek jalan Tol Kualatanjung -Tebingtinggi – Parapat pada tanggal 13 Februari 2021 lalu.

“Walaupun mengalami kesulitan pendanaan, percepatan pembangunan ruas tol Trans Sumatera terus dikebut. Pada 4 Maret 2021 kemarin, dilakukan pemasangan Erection PCI Girder bentang 40,8 m pada lokasi interchange Sinaksak STA 0+400,” ucap Imam Jumi Sutowo selaku manajer pengendalian proyek Ruas Serbelawan- Pematang Siantar Hutama Karya seksi 4, kepada media, Selasa (9/3).

Dikatakannya juga, dalam pelaksanaan pemasangan Erection PCI Girder, metode pemasangan balok girder pada pekerjaan erection girder menggunakan alat berat atau metode beam launcher dan crawler crane, dengan tetap memperhatikan keselamatan kerja untuk mencapai target Zero Accident.

Sesuai arahan dari pemerintah pusat, jalan tol akan diselesaikan pada tahun 2022 nanti, yang di mana pengendara dari kota Medan ke Parapat dapat memanfaatkan jalan tol untuk memangkas waktu perjalanan.

Nantinya, dengan hadirnya Tol Medan – Tebingtinggi – Parapat, perjalanan ke destinasi Danau Toba hanya memakan waktu 2 jam 30 menit. (tc)