Polres Tebingtinggi Tak Berkutik, Sekolah Ditutup, Judi Bebas Buka

sentralberita | Tebing Tinggi ~ Meski sudah diberitakan judi marak di Tebing Tinggi namun di berbagai lokasi permainan judi jenis sangkuang dan jackpot masih terus beroperasi. Bahkan di salah satu lokasi tampak mobil patroli bertuliskan shabara polres tebing tinggi memasuki tempat perjudian sementara bandar dan pemain tidak bergerak dari kerumunan meja sangkuang dan meja jackpot.

Mirisnya kewibawaan Polres Tebing Tinggi meski pemerintah  sudah meluncurkan program pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) guna mencegah penularan Covid -19  terbukti benar. Anggaran terkuras sia-sia, sekolah ditutup, namun tidak untuk perjudian.

Manalsal Silalahi salah seorang pegiat lembaga swadaya masyarakat  Tebing Tinggi – Serdang Bedagai mengungkapkan hal itu, di pusat kota Tebing Tinggi, dikutip Selasa (30/3).

Judi buka siang – malam, bahkan sampai dini hari. Tak perduli wabah covid 19, atau himbauan pemerintah. Salah satunya di kawasan industri kayu di Berohol misalnya, di sore hari sangkuang sudah beroperasi, ada juga permainan judi tangkap ikan, dindong dan sabung ayam. Lokasi itu tak jauh dari Kantor Kelurahan Berohol, Kec. Bajenis. Lokasi yang tertutup lebih kurang satu hektar itu mudah dijangkau di Jalan Raya Dr Setia Budi. Tak heran peminat judi dari luar kota Tebing Tinggi pun banyak beraksi di situ. Ahwat dan kawan- Kawan membuka jenis sangkuang, sementara yang lain jenis jackpot dan sabung ayam.
Manalsal sangat berharap peran Polres Tebing Tinggi dan jajarannya tegas terhadap pemberantasan judi.

Terutama di saat pandemi Covid-19.  Para bandar, penyedia tempat, bahkan pemain judi harus diberi efek jera. Penularan Covid yang sangat dicegah jangan hanya menutup sekolah namun juga menutup tempat judi. Manalsal juga berharap agar Kapolda Sumatera Utara mengoreksi kinerja Jajaran Pimpinan Polres Tebing Tinggi. (Hc)