Pelayanan Prokes UPT Samsat Sei Rampah Disorot

sentralberita | Sergai ~ Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara(Sumut), Partai PKB, Ir Loso Mena menyoroti kinerja pelayanan UPT kantor Samsat Sei Rampah terutama pelayanan protokol kesehatan (Prokes) kepada masyarakat.


dalam berurusan pajak kendaraan.
“Saya merasa kecewa dengan pelayanan kantor UPT Samsat Sei Rampah terutama dalam memberikan pelayanan protokol kesehatan (Prokes) yang tidak diterapkan kepada mereka malah sebaliknya mereka menanyakan terlebih dahulu soal pengurusan pajak,” sebut Loso Mena yang juga anggota Komisi C Sumut davil IV di Sei Rampah, Selasa(2/3/2021).


Loso Mena menduga kantor UPT Samsat Sei Rampah rawan calo dalam pengurusan pajak kendaran. Sehingga dalam memberikan pelayanan, sehingga tidak mengutamakan protokol kesehatan.


Awalnya, lanjut Loso yang juga asli putra Serdang Bedagai ia hendak melakukan pembayaran pajak saat akan memasuki pintu UPT Samsat Sei Rampah, tiba-tiba datang seorang petugas yang melangsung menanyakan bayar pajak.


“Bayar pajak pak, bayar pajak,” ujar Loso Mena menirukan ucapan petugas Samsat.
“Seharusnya mereka memberikan pelayanan protokol kesehatan bukan menanyakan pengurusan pajak. Kita lihat Termogan sudah tidak berfungsi (mati-red), begitu juga pihak petugas juga tidak memakai masker. Gimana mau pandemi ini akan berkurang sedangkan pelayanan protokol kesehatan untuk masyarakat tidak dilakukan,” ungkap Loso Mena yang kecewa dengan pelayanan kantor UPT Samsat Sei Rampah.


Dengan kondisi ini, dia menegaskan akan merekomendasikan kepada Komisi C Sumut untuk memanggil Kepala Kantor UPT Samsat Sei Rampah guna menggelar rapar dengar pendapat (RDP) di Kantor DPRD Sumut.


Mengangapi hal ini, Kepala Unit Pelayanan Terpadu Sei Rampah Drs Philips Hutabarat saat dikonfirmasi, mengatakan pelayanan yang diberikan sudah sesuai dengan Prokes.


“Kita sudah melaksanakan sesuai dengan prokes,”sebut Philips Hutabarat.


Namun saat disinggung, keresahan sesuai pantuan anggota DPRD Sumut langsung di kantor UPT Samsat Sei Rampah yang melihat pelayanan kantor UPT Samsat Sei Rampah kurang maksimal, Philips Hutabarat enggan berkomentar. (gs)