Modus Baru Penyelundupan 23.942 Benih Lobster Berkedok Paket Garmen

sentralberita | Jakarta ~ Aparat gabungan kembali menggagalkan penyelundupan benih bening lobster (BBL). Kali ini totalnya 23.942 benih dari Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) yang rencananya mau dikirim ke Tanjung Pinang melalui kargo pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA286.

Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Rina mengatakan benih lobster diselundupkan dalam kemasan paket garmen.

“Alhamdulillah, berkat sinergitas koordinasi, kerja sama dan komunikasi, dukungan dari instansi terkait serta stakeholder di lingkungan bandara kita berhasil menggagalkan pengiriman benih bening lobster pada Jumat 5 Maret kemarin,” kata Rina dalam keterangan tertulis yang dikutip Senin (8/3).

Rina menjelaskan, pengirim menyamarkan aksinya dengan menuliskan produk garmen seperti seprai, kaos dan celana pada karung kemasan yang hendak dikirim. Namun petugas menemukan sesuatu yang mencurigakan saat paket tersebut melewati sinar x-ray.

Alhasil, petugas membuka karung tersebut dan ditemukan benih lobster yang dikemas dengan kardus dan koper. Saat dibuka, ditemukan 30 kantong BBL dan 5 botol es batu.

“Masing-masing kantong berisi 800 ekor benur yang terbagi dalam 1 kantong berisi 584 ekor jenis pasir dan 158 ekor jenis mutiara,” ucapnya.

Petugas BKIPM langsung menyita dan melakukan penanganan benih lobster tersebut lebih lanjut untuk disegarkan (reoksigen). (dtf)