Mahasiswa Ikom FIS UINSU Dilatih Dekorasi, Tata Rias dan EO

Ketua Prodi Ikom UINSU Dr Muhammad Alfikri didampimngi Sekretaris, Dr Titin Sumiatri sedang menyaksikan kegiatan pelatihan tata rias wajah diikuti para mahasiswa, Kamis, di kampus Jalan Williem Iskandar Medan Estate


Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Sumatera Utara bekerjasama dengan lembaga kursus melatih sejumlah mahasiswa dibidang dekorasi, tata rias, dan event organizing.


Kegiatan berlangsung Kamis dan Jumat (19/3) di kampus Jalan Williem Iskandar Medan Estate dibuka secara resmi Dekan FIS UINSU Dr Maraimbang Daulay, MA.

Dipesankan agar mahasiswa dapat mengikuti pelatihan tersebut dengan penuh kesungguhan sehingga bisa menjadi mahasiswa yang terampil dan memiliki keahlian.


“Mahasiswa jangan sampai menyia-nyiakan peluang berharga ini,”begitu klata Dekan FIS UINSU.


Event organizer atau lebih dikenal dengan EO akan membuat rangkaian acara menjadi lebih baik dan lancar. Ini didukung dengan adanya team yang sudah berpengalaman dalam menghandle berbagai acara.

Dekorasi pengantin, tata rias, dan event organizer setiap saat dibutuhkan banyak pihak, karenanya sangat memberi peluang besar bagi pemasukan, kata Dekan.


Ketua Prodi Ikom, Dr Muhammad Alfikri, S.Sos, Msi mengingatkan para mahasiswanya untuk terus berinovasi, karena tanpa inovasi akan kalah bersaing.


Solusi terbaik untuk menyelesaikan semua masalah adalah mendorong kreativitas yang kita miliki dan berusaha mewujudkan inovasi-inovasi baru. Tanpa kedua hal tersebut kita akan selalu terjebak dengan metode lama yang tidak akan menghasilkan inovasi apapun, ucap Alfikri.

Dalam hal dekorasi misalnya bagaimana menampilkan hal baru sehingga menarik perhatian banyak orang, dan pada akhirnya akan memenangkan pertarungan pasar, kata Alfikri lagi.


Begitu juga dalam tata rias harus dapat menemukan hal baru, namun harus diingat inovasi dilakukan dapat mengacu pada nilai-nilai Islami.
Sekretaris Prodi, Dr Titin Sumiatri juga menjelaskan bahwa pelatihan yang digelar merupakan upaya pihak prodi dalam memberi pelajaran tambahan agar mahasiswa dapat memanfaatkan keahliannya di tengah-tengah masyarakat.
Titin Sumiatri optimis mahasiswa yang diberi pelatihan selama dua hari ini akan memiliki pengetahuan yang memberi manfaat besar bagi para mahasiswa.


Dijelaskannya bahwa kegiatan ini dikuti sebanyak 130 mahasiswa dengan tetap menjaga Protokoler Kesehatan Covid 19, seperti jarak, masker, dan cuci tangan. (SB/01/A).