Limbah PKS PT. Indomas Mitra Teknik Meresahkan di Karo

sentralberita |   Tanah Karo ~ Masyarakat Desa Lau Pakam, tepatnya Warga Dusun Parsaoran dan Dusun Janji Matogu, Kecamatan Mardinding, Kabupaten Karo merasa resah akibat Limbah dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS)  PT. Indomas Mitra Teknik (Falm Oil Mill) yang ada di Kecamatan Mardinding, Kabupaten Karo, yang mana padaMinggu 21 Maret 2021 lalu, banyak ditemukan ikan mati di sungai, yang diduga keracunan Limbah dari Pabrik PKS tersebut.

Ginan Situmorang sebagai Kepala Lorong, Dusun Parsaoran mengatakan pada awak media, bahwasanya, tadi pagi salah seorang warganya pergi ke sungai untuk melakukan kegiatan sehari–hari seperti, mandi dan mencuci pakaian.Lantas masyarakat melihat lumayan banyak ikan yang terapung dalam keadaan mati di sungai tersebut, bahkan ada yang mendapatkan ikan dundung dua ekor seberat 2,5 kg dan masih banyak lagi ikan yang lainnya, katanya.

       Ia menambahkan lagi, kami masyarakat yang ada di Dusun Parsaoran dan Dusun Janji Matogu sangat merasa keberatan karena sungai itu sangat di butuhkan warganya sebagai tempat mandi dan mencuci pakaian, jadi jika limbah dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Indomas Mitra Taknik ini mengalir ke sungai bisa berakibat buruk kepada masyarakat, tentunya penyakit seperti, gatal–gatal, sesak nafas dan yang lainnya akan menimpa warga kami, imbuhnya.

        Kami masyarakat Dusun Parsaoran sebanyak 130 KK dan Dusun Janji Matogu sekitar 88 KK sangat merasa keberatan tentang adanya air limbah PKS tersebut yang mencemarkan sungai dan lingkungan hidup pemukiman warga sekitar ungkapnya kepada media pada Minggu (21/03) siang.

          Hampir senada Ginan Situmorang, Kepala Dusun Persauran meminta kepada Pemkab Karo dalam hal ini, Dinas Lingkungan Hidup agar segera mengkaji ulang izin Limbah PKS tersebut. Karena kalau dibiarkan bisa mengakibatkan kerugian dan penyakit bagi warga dua dusun tersebut dan sampai mengakibatkan membahayakan nyawa warga setempat. (Hs)