Kasus Pelecehan Anak di Sumut Meningkat, Deliserdang Peringkat 1

sentralberita | Medan ~ Ketua Lembaga Perlindungan Anak Provinsi Sumut Muniruddin Ritonga mengatakan kasus pelecehan terhadap anak meningkat di awal tahun sampai Maret 2021.

“Ada sekitar 40 kasus pelecehan seksual masuk ke LPA. Ini meningkat 5 persen dibanding tahun lalu,” kata Munir dikutip Rabu (24/3).

Berdasarkan aduan yang diterima LPA, wilayah yang dikategorikan rawan pelecehan seksual ada di Deliserdang, Simalungun, Padang Lawas Utara, Asahan, dan Medan. 

“Urutan pertama yang banyak kasusnya di Deliserdang ada 15 kasus. Sementara Medan di peringkat kedua sekitar 5 aduan,” ujar Munir. 

Menurutnya, faktor yang mempengaruhi naiknya kasus pelecehan seksual karena fenomena gunung es atas lingkungan yang tidak ramah anak. 

Misalnya pola asuh orangtua yang cuek. Terlebih didukung dengan situasi pandemi Covid-19 sehingga menciptakan anak tidak diawasi dengan baik. 

“Karena belajar pun sudah online, aktivitas anak sekarang jadi kurang jelas. Terakhir memicu anak bebas berkeliaran dan luput dari pantauan orangtua. Ruang seperti ini lah yang dimanfaatkan orang terdekat menjadi predator seksual,” jelasnya. 

Hal serupa juga dijelaskan Direktur Eksekutif Yayasan PKPA (Pusat Kajian dan Perlindungan Anak) Keumala Dewi bahwa kasus pelecehan seksual meningkat sekitar 15 persen dibanding tahun sebelumnya. 

“Sepanjang Januari- maret 2021, PKPA menerima 55 kasus kekerasan terhadap anak. Untuk Medan yang masuk 8 kasus selebihnya dari Nias,” kata Dewi.

Dewi mengungkapkan ada banyak faktor yang membuat kasus pelecehan seksual merebak.

Semisal ekonomi yang merosot, pengaruh minuman keras, kebudayaan menganggap soal semacam itu aib, serta minimnya pendidikan bentuk pelecehan seksual.  

“Selain itu, situasi pandemi dan penggunaan gadget yang menyimpang juga berkontribusi meningkatkan kasus pelecehan anak. Sebab membuat aktivitas anak jadi lenggang dengan pengawasan orang tua yang minim. Terakhir, situasi itu menjadi kesempatan bagi para predator seksual untuk melancarkan aksinya,” ujarnya. 
(tc)