Jalan Tol Binjai-Langsa Ditarget Selesai 2023

sentralberita | Binjai ~ Rencana pembangunan Jalan Tol Trans
 Sumatera ruas Binjai-Langsa sudah mulai dikerjakan dan segera beroperasi.

Akses ini ditujukan untuk memangkas jarak sehingga masyarakat bisa mempercepat waktu tempuh lintas Sumatera Utara-Aceh.

Direktur Proyek PT Hutama Karya (Persero), Hestu Budi Husodo mengatakan, sejauh ini proyek pembangunan Ruas Tol Binjai-Langsa sepanjang 130,6 kilometer. Dan sedang dalam proses pembangunan, juga masih sebagian proses pembebasan lahan.

“Tol Binjai-Langsa sepanjang 130,6 Km. Untuk pengerjaan tahap awal PT Hutama Karya (Persero) memprioritaskan penyelesaian tiga seksi tol, dimulai dari Binjai hingga Pangkalanbrandan, dengan jarak tempuh sepanjang 57,5 kilometer,” katanya dkutip Sabtu (6/3/2021).

Tol Seksi I yang sedang dikerjakan akan menghubungkan Binjai dan Stabat sepanjang 12,3 kilometer. Kemudian Tol Seksi II menghubungkan Stabat dan Tanjungpura sepanjang 26,2 kilometer. Sedangkan Tol Seksi III menghubungkan Tanjungpura dan Pangkalanbrandan sepanjang 18,9 kilometer.

“Akhir 2021 ini target kami Tol Seksi I dari Binjai menuju Stabat selesai. Sedangkan untuk Tol Seksi II dan III dari Stabat ke Pangkalanbrandan bisa selesaidi akhir 2022,” jelasnya.

Di Tahap II, Tol Seksi IV dari Pangkalanbrandan menuju Kualasimpang sepanjang 44,2 kilometer dan Tol Seksi V dari Kualasimpang menuju Langsa sepanjang 29 kilometer. Seksi IV dan V pembangunannya ditargetkan selesai di akhir 2023.

“Prioritas Binjai-Pangkalanbrandan. Karena analisisnya melihat kepadatan kendaraan di kawasan ini sudah sangat meningkat,” ujarnya.

Terkait sisi lain yang sedang dalam proses, Hestu mengakui, ada soal pembebasan lahan. Namun, pembebasan lahan lebih mudah dibanding Tol Medan-Binjai.

“Pembebasan lahan pada proyek Tol Binjai-Langsa jauh lebih mudah dibandingkan proyek Tol Medan-Binjai. Lahan yang dibebaskan sebagian besar masih berstatus Hak Guna Usaha (HGU) PTPN II, sehingga lebih mudah proses ganti-rugi,” ungkapnya. (tc)