Disdik Sumut Izinkan Sekolah Pakai Dana BOS untuk Prasarana Kesehatan

sentralberita | Medan ~ Pembelajaran tatap muka saat ini begitu ditunggu oleh para satuan pendidikan di Sumatera Utara.

Terkait hal ini, Dinas Pendidikan Sumut turut melakukan evaluasi dan kajian kepada satuan pendidikan terkait kemungkinan diizinkannya pembelajaran secara tatap muka.

“Kita saat ini lagi mempersiapkan untuk pembelajaran secara tatap muka dengan tidak melanggar aturan yang sudah ditetapkan oleh Gubsu dengan protokol kesehatan,” ungkap Kadisdik Sumut Syaifuddin, Kamis (4/3).

Syaifuddin menuturkan bahwa saat ini Disdik Sumut sedang melakukan persiapan pemantauan untuk kelengkapan prasarana di tiap sekolah terkait protokol kesehatan.

“Pertama kita sedang melakukan tahap pelengkapan protokol kesehatan dan akan kita buat simulasi. Jadi nanti ada pemetaan dan tetap menaati aturan, sampai sekarang masih belum ada izin. Saat ini kita mempersiapkan sesungguh-sungguhnya,” ujarnya.

Sekolah tatap muka ini juga turut digadang oleh Mendikbud Nadiem Makarim akan dibuka pada bulan Juli mendatang dengan syarat setiap guru sudah divaksin dan melengkapi protokol kesehatan tiap sekolah.

Terkait hal ini, Sekretaris Disdik Sumut Alfian Hutauruk juga turut membenarkan hal tersebut. Ia turut mendukung rencana tersebut dengan memastikan prasana kesehatan dilengkapi tiap sekolah.

“Kita tentu mendukung itu mudah-mudahan bisa selesai kan masih ada waktu dari Maret sampai Juni untuk persiapan kesitu. Inikan kita persiapannya dengan melakukan pendataan vaksin dan lakukan sarana kesehatan di sekolah,” kata Alfian.

Tambahnya, Alfian juga mengatakan bahwa tiap sekolah bisa menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk melengkapi alat kesehatan di tengah pandemi sesuai keperluan.

“Pada dasarnya dana BOS bisa digunakan untuk membeli keperluan prasarana kesehatan di sekolah. Jadi tiap sekolah sudah menganggarkan pembelian alat-alat protokol kesehatan seperti masker maupun hand sanitizer,” pungkasnya. (tc)