Anggota DPRD Medan, Edwin Sugesti Nasution Sesalkan Lurah Pahlawan

penyerahan tong sampah ke masyarakat

sentralberita|Medan~Aggota DPRD Medan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN), Edwin Sugesti Nasution, SE, MM kecewa dan menyesalkan Lurah Pahlawan mapun Keplingnya yang tidak hadir pada Reses Sidang II Tahun Sidang Kedua Minggu (21/3/2021) yang berlangsung di Jalan Kerambi Kelurahan Pahlawan Kecamatan Medan Perjuangan.

“Walau berhalangan, seharusnya menugaskan Kepling atau stafnya untuk berhadir, karena telah kita undang secara resmi,”ujarnya disambut ratusan masyarakat yang umumnya terdiri dari ibu-ibu yang juga merasa kecewa, karena menurut mereka Lurah mapun Kepling tak pernah menyampaikan berbagai program pemerintah atas ke mereka.

“Program BPJS, UMKM dan lain sebagainya itu yang dari atas-atas itu tak pernah disampaikan,”ujar salah seorang tokoh masyarakat bernama Amnur seraya mengatakan baru pak Edwin Sugesti yang berkunjung khusunya ke lingkungan VII.

Menurut Anggota DPRD yang saat ini di Komisi IV DPRD Medan ini, pihak kelurahan dan kepling sangat penting untuk hadir pada pelaksaan reses secara sama-sama mendengarkan aspirasi masyarakat untuk mencarikan jalan keluar.

Misalnya mana saja yang sudah disampaikan di Musrembang dan titik mana saja umpanya jalan berlobang, pendataan warga miskin tentang BPJS dan KIS, PKH dan lain sebagainya, Lurah perlu memberikan penjelasan.

Walikota Medan saat ini sedang gencar-gencarnya turun kemasyarakat untuk melakukan perbaikan, sementara ada Lurah dan Kepling tidak peduli dengan persoalan masyarakatnya. Tak ada lagi yang bersantai, mengutamakan urusan keluarga dari urusan masyakatnya, Pemerintah di kelurahan harus cepat tanggap.

“Jangan ada lagi Lurah yang tidur, tidak turun kelapangan, Walikota saja turun untuk menyaksikan berbagai persolaan yang terjadi di Kota Medan dalam program 100 harinya,”ujar Edwin Sugesti.

Dalam Reses yang dihadiri pihak PU Syawal Saragih itu, Fahmi Hasibuan mengungkapkanbahwa di Jalan Badik perlu pengaspalan karena tergenang setiap hujan, demkikian pula banyak pengguran perlunya dilakukan pelatihan-pelatihan.

Nur Aini menyampaikan, sampah menumpuk dan bau, karena pengangkutan sampah seminggu baru datang. Bagaimanalah Pak tak terbuang sembarangan ke parit untuk menghindari bau busuk”ujarnya mengaku jujur.

Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan, anggota DPRD Medan ini menyampaikan segala aspirasi yang disampaikan akan diperjuangkan dan memasukkanya ke e-fokir, selain itu akan menyampaikannya ke Kadis terkait.

“Saya ingin menghilangkan stigma, DPRD itu kalau sudah jadi lupa, saya berkomitmen untuk berbuat yang terbaik untuk mamasyarakat dan tidak lupa,”ujarnya seraya mengharapkan di Kota Medan ini jangan sampai ada air ke rumah masyarakat.

Sementara Syawal menjelaskan, penyumbatan sampah banyak yang ditemui di grenase. Untuk itu mengharapkan janganlah sembarangan membuang sampah.

Menurutnya, tahun ini di Jalan Pahlawan ada dilakukan pengaspalan tepatnya di Jalan Badik. Sementara di Jalan Kerambik sebagaimana disampaikan, hari Selasa Lusa akan turun melihat.

“Paritnya yang dulu kita benahi sesuai tugas yang harus dikrjakan” ujarnya. Untuk itu, masyarakat nantinya yang bersempatan bisa mendampinginya seraya mengatakan ke depan, jangan ada Lurah atau perwakilan yang tida datang pada pelaksaan Reses anggota DPRD.

“Saat ini, kita harus mengutamakan kepentingan umum dari keluarga, kami juga demikian siang malam terus bekerja untuk mengejar ketertinggalan yang ada dalan upaya mendukung program Walikota Medan ini,”ujarnya.(SB/01)