PN Medan Sidang Ones, Pemilik 1,43 Gram Sabu

sentralberita | Medan ~ Didakwa kasus kepemilikan Narkotika jenis sabu seberat 1,43 gram Budi Martono alias Ones ( 43)diadili di Pengadilan Negeri Medan, Ruang Cakra VI, Senin (2/1) Sore.

Dalam sidang teleconference ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Endang Pakpahan menjelaskan kasus ini bermula dari pihak polisi mendapatkan laporan tentang adanya kegiatan transaksi narkotika di rumah terdakwa.

“Pihak kepolisian melakukan pengecekan kealamat tersebut serta melakukan penyelidikan, setelah sampai ditempat tersebut, para saksi melihat sebuah rumah yang dicurigai yang ternyata merupakan rumah terdakwa, selanjutnya para saksi langsung melakukan penggerebekan dan menemukan terdakwa sedang berada dirumah dan dilakukan interogasi kepadanya serta ditanyakan dimana letak shabu yang dimilikinya,” jelas Jaksa dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Tengku Oyong.

Kemudian, lanjut Jaksa, para saksi melakukan penggeledahan dalam rumah dan kamar milik terdakwa dan ditemukan barang bukti berupa 1 set bong lengkap yang terbuat dari botol kaca ukuran kecil dan 1 buah mancis korek api gas yang pada lubang apinya terpasang jarum suntik 1 buah kaca pin yang didalamnya terdapat sisa / kerak pembakaran shabu dimana terdakwa mendapatkan shabu dari seseorang yang tidak diketahui namanya seharga Rp70 satu paketnya.

“Dengan tujuan untuk dipakai, selanjutnya terdakwa dan barang bukti dibawa untuk diamankan dan dilakukan penyidikan lebih lanjut di kantor Polsek Medan Labuhan,” ucap Jaksa.

Bahwa berdasarkan dari Berita Acara Analisis Laboratorium Barang Bukti Narkotika No.LAB : 8496/NNF/2020, Selasa tanggal 11 Agustus 2020 menerangkan bahwa milik terdakwa adalah benar mengandung Metamfetamina dan terdaftar dalam golongan I nomor urut 61 Lampiran I UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Perbuatan Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 112 dan atau 114 ayat 1 UURI Nomor 35/ 2009 tentang Narkotika,” pungkas Jaksa

Setelah mendengarkan dakwaan dari Jaksa, Majelis Hakim menunda persidangan hingga pekan mendatang dengan agenda keterangan saksi.( fs/ras)