Mengantuk hingga Masuk Jurang Sopir Terjepit Truk, Kernet Melompat dan Selamat

sentralberita | Toba ~ Sebuah truk bermuatan masuk jurang di kawasan Desa Desa Gurgur Aek Raja dan hingga kini sopir truknya masih dalam pencarian.


Terlihat di lokasi, sejumlah masyarakat mengerubungi lokasi kejadian.
Orang tua sopir tersebut sudah berada dekat lokasi kejadian dan hanya sanggup duduk tertunduk di sebuah warung dekat lokasi kejadian.


Orang tua sopir Keman Wijaya (64) Desa Nagori Bandar Tonga, Kecamatan Bandar Uluan, Kabupaten Simalungun kini bersama istrinya Nurhaidah Damanik (56) sedang menanti kondisi terkini putra pertamanya.


“Aku enggak tahu gimana ini, moga mogalah cepat dapat ya. Dia itu anak yang baik, turut sama orang tuanya. Dia sudah punya anak dua. Saat dengar kabar, menantuku enggak sanggup mendengar berita itu,” ujar Keman Wijaya saat disambangi di sebuah warung dekat lokasi kejadian.


Ia juga menceritakan bahwa Sudarsono (40), yang merupakan anak pertama dari tiga bersaudara kini masih dalam pencarian hingga kini.
“Kalau kejadiannya kami tahu sekitar pukul 20.00 WIB. Tadi, kami baru nyampe di sini pukul 6.00 WIB,” ujarnya.
Di lokasi terlihat, sejumlah orang berusaha membantu proses pembongkaran mobil yang telah remuk di dalam jurang.


Mobil truk tersebut bermuatan batu dan terlihat batu tersebut berserakan setelah berada di dalam jurang.

Jurang yang kedalaman 10 meter tersebut ditumbuhi aneka pohon. Di jalan dekat lokasi tidak terlihat bekas rem dan kepala truk mengarah ke bawah.
Bak mobil sebagian besar terbuat dari kayu dan kepala mobil terlihat remuk karena ditimpa oleh batu sebagai muatannya.


Hingga kini, pihak kepolisian sudah berada di lokasi dan sedang menunggu mobil derek. Masyarakat masih berada di lokasi melihat kejadian.
Setelah mengevakuasi korban masuknya sebuah truk ke jurang di Desa Gurgur Aek Raja, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba, Kanit Lakalantas Polres Toba Aiptu Jusman Manurung menguraikan penyebab kejadian nahas tersebut.


Ia menuturkan bahwa sopir truk Sudarsono mengantuk saat mengendarai truk dari arah Tarutung menuju Medan.
Tepat di jalan umum Kilometer 245 – 246 Tarutung menuju Medan, sebuah Mobil Fuso dengan nomor polisi BK-8151-DU masuk jurang yang kedalaman sekitar 10 meter.
“Sekitar pukul 23.00 WIB tadi malam, sopirnya dalam keadaan ngantuk melintas dari arah Tarutung menuju Medan lalu masuk jurang,” ujar Kanit Lakalantas Polres Toba Aiptu Jusman Manurung saat berada di lokasi pada Rabu (24/2/2021).
Ia juga menuturkan bahwa sopir truk tersebut meninggal dunia akibat terperosok ke dalam hm jurang yang kemudian terjepit di bagian kepala truk akibat muatan batu yang membuat terjepit.
Pihak kepolisian mampu mengevakuasi korban setelah kepala truk diangkat ke atas dan dibantu oleh warga untuk mengeluarkan korban.
“Pengendaranya meninggal dunia dijepit oleh barang muatannya batu. Sementara, kernetnya melimpat dari mobil. Ini baru kita bisa evakuasi setelah mobilnya diangkat dari jurang,”


Dari penuturannya, identitas pengemudi yang tertimpa di dalam truk adalah Sudarsono (40) yang beralamat di Sigajar, Sinanjak Si gara-gara, Kabupaten Simalungun. Dan, kernetnya adalah Diman (36) yang beralamat di Kebun Naga Bristun, Naga Raja Pondok 8.


“Kernetnya mengalami patah kaki dan telah dibawa ke Pematangsiantar oleh keluarganya. Dan tadi kita lihat bahwa keluarga sopir juga ada di sana, di warung,” sambungnya.


Setelah dievakuasi, terlihat jasad Sudarsono ditarik secara perlahan dari kepala truk dan segera dilarikan ke rumah sakit.
Saat kepala truk diangkat, terlihat tangan Sudarsono menjulur ke luar dan ia tengah mengenakan jaket. Kepalanya terluka, dan kulit bagian perut pun terkelupas. (tc)