KONI Medan Dialog Virtual dengan KONI Surabaya

Ketua Umum KONI Kota Medan Drs Eddy H Sibarani memimimpin dialog virtual dengan KONI Kota Surabaya.

sentralberita|Medan~ Jajaran pengurus KONI Kota Medan mengadakan dialog virtual dengan pengurus KONI Kota Surabaya. Dialog digelar secara virtual atau daring karena menyiasati situasi saat masih pandemi Covid-19.

“Dialog secara virtual ini menjadi pengganti pertemuan tatap muka seperti ketika kita melakukan kunjungan kerja, yang dalam kondisi pandemi saat ini masih sulit dilakukan,” ucap Ketua Umum KONI Kota Medan Drs Eddy H Sibarani di Sekretariat KONI Medan, di Medan, Kamis (4/2/2021).

“Kita menyiasati keadaan karena program-program serta persiapan pembinaan dan prestasi harus tetap berlangsung. Apalagi saat ini juga sudah memasuki persiapan gelaran PON XXI Tahun 2024 di mana Sumut menjadi tuan rumah bersama Aceh,” ujar Eddy Sibarani.

Dialog yang berlangsung Senin (1/2) dihadiri Ketua Umum KONI Kota Surabaya Hoslih Abdullah bersama  Wakil Ketua II Budi Hariyono, Wakil Sekretaris III Erie Hartanti, Kabid Binpres Ir Biasworo  Adi, Kabid Organisasi Sugiyo Djaswadi SH, Kabid Media Humas Dwi Arifin didampingi jajaran pengurus lain.

Sementara Ketua Umum KONI Medan didampingi Wakil Ketua dr. Hj. Liliana Puspa Sari MKes, Sekum H. Suryadi SE, MM, Kabid Binpres Drs Bambang Riyanto dan Kabid Media dan Humas Armansyah.

Menurut Ketua Umum KONI Kota Medan, pertemuan dua jajaran pengurus KONI ini berlangsung sangat akrab, baik dalam menggali informasi maupun pemaparan. “Pertemuan berlangsung selama dua jam, dan kita puas karena sejalan dengan tujuan dari pertemuan. Banyak informasi yang kita gali dari KONI Kota Surabaya sebagai kota penghasil atlet berprestasi dan sangat dominan dalam kontribusi untuk provinsi Jatim,” ungkapnya.

Menurut Eddy Sibarani, KONI Kota Medan ingin mendapat masukan dari KONI Kota Surabaya. Antara lain juga  karena KONI Surabaya sudah menunjukkan prestasi gemilangnya dengan enam kali beruntun menjadi juara umum Porprov  Jatim sejak 2007 hingga 2019.

Prestasi itu bisa dicapai karena KONI Kota Surabaya punya program jangka panjang, yakni Puslatcab yang atletnya direkrut dari para juara Porprov. Kejurda, atlet potensi/pantauan. Piala KONI Kota Surabaya, dan Piala Wali Kota Surabaya yang setiap tahun selalu digelar.

 “Dan juga, visi KONI Kota Surabaya ternyata sudah menatap tahun 2032. Karena itu, Kota Medan harus terus bergerak cepat dalam upaya memajukan prestasi dan pembinaan olahraga di kota ini,” tambahnya. Seperti diketahui, Indonesia membidik menjadi tuan rumah Olimpiade pada 2032.

“Kita puas dengan dialog yang sudah berlangsung dan ke depannya juga akan menggelar dialog serupa dengan kota-kota lain di Tanah Air. KONI Kota Medan merasa perlu mencari dan mendapat masukan dari banyak pihak.

Mengingat pada 2024 nanti saat Sumut menjadi tuan rumah PON XXI, sebagai ibukota provinsi Kota Medan tentu berperan serta dalam ikut mensukseskannya,” tutup Eddy Sibarani. (SB/01)