Kompol Yuni Dewi, Kapolsek Pesta Sabu Bareng 11 Anggota

sentralberita | Bandung ~  Kapolsek 
Astanaanyar, Bandung, Jawa Barat 
Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi ditangkap karena diduga tengah melakukan pesta sabu bersama dengan belasan anak buahnya. Saat ini Polwan cantik yang biasa disapa Dewi dan belasan anggotanya tengah diperiksa Propam Polri.

Tak lama usai ditangkap, Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Achmad Dofiri mencopot Kompol Dewi dari jabatannya lantaran terlibat dalam kasus tersebut. Dewi kini menjabat sebagai Pamen Yanma Polda Jabar.

Pencopotan Dewi ini tertuang dalam Telegram Kapolda Jabar dengan Nomor: ST/267/II/KEP/2021. Di luar dari kasus yang menjeratnya, wartawan mengajak Anda untuk mengenal lebih dekat sosok Dewi, berikut ulasannya.

Kompol Dewi punya karier yang sangat cemerlang. Wanita kelahiran Porong, Sidoarjo, 23 Juni 1971 ini sebelum menjabat sebagai Kapolsek Astanaanyar, dia pernah menjadi Kapolsek Sukasari dan Kapolsek Bojongloa Kidul.

Selain itu, dia juga tercatat pernah menjabat sebagai Kasat Narkoba
 Polres Bogor Kota. Saat menjadi Kasat Narkoba, Dewi berpenampilan sangat santai, cuma pakai kaus, celana jins dan sepatu kets. Tak nampak jika dia merupakan seorang reserse bidang narkoba.

Penampilan yang begitu santai dikarekana tugasnya yang menuntutnya seperti itu. Saat jadi Kasat Narkoba pula, Dewi dan tim sepanjang 2015 saja, Yuni Dewi telah mengungkap 137 kasus, dengan barang bukti 5 ton ganja, 2 kilogram sabu, 25 butir ekstasi, dan 2 gram heroin.

Diketahui pula, faktanya, Dewi pernah mendapatkan penghargaan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) setelah menggagalkan pengiriman tiga ton ganja. Khusus urusan pribadi, Dewi juga ternyata seorang single parents yang membesarkan dua anaknya.

Seperti diketahui, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan, pihak Propam Polda Jawa Barat mengamankan Kapolsek Astanaanyar yang diduga mengonsumsi narkoba.

Menurut Erdi, Kapolsek itu diduga juga mengonsumsi narkoba bersama dengan belasan anggotanya.

“Ada tujuh gram yang diduga sabu-sabu. Kemudian dilakukan pengembangan dan diamankan belasan personel lainnya,” ungkap Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago, Kamis 18 Februari 2021.

Bahkan, aktivitas komsumsi sabu yang dilakukan Kompol Yuni menjadi perhatian Mabes Polri. “Dari situ, pihak Mabes Polri, memberikan aduan masyarakat itu, kepada Propam Polda Jabar,” katanya. (vv/red)