GeNose: Gratis di Terminal, Bayar Rp 20 Ribu di Stasiun

sentralberita | Jakarta ~ GeNose test mulai tersedia di Terminal Bus Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur. Secara bertahap deteksi COVID-19 yang sampelnya melalui embusan napas itu akan terus disediakan di simpul-simpul transportasi di Indonesia.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi Setiyadi mengatakan GeNose test itu diberikan kepada penumpang bus secara gratis. Dengan begini diharapkan semakin banyak masyarakat yang menyadari apakah dia positif COVID-19 atau tidak.

“Untuk yang ada di penyeberangan maupun yang di terminal, ini kita tidak berbayar sama sekali. Jadi kepada masyarakat kita tidak ada biaya sama sekali. Semuanya ditanggung oleh pihak pemerintah atau pihak Kemenhub,” kata Budi Setiyadi, Senin (8/2).

Budi mengatakan tes COVID-19 tersebut bakal dilakukan secara acak. Pihaknya akan mengimbau sekaligus mengajak penumpang bus agar mau melakukan GeNose test.

“Kita sifatnya random sampling. Memang sifatnya kami mengimbau dan mengajak masyarakat yang mau melakukan perjalanan dengan menggunakan moda transportasi bus dan penyeberangan, itu akan kami ajak untuk melakukan screening dengan GeNose,” tuturnya.

Untuk diketahui, GeNose test ini dikembangkan para peneliti dari Universitas Gajah Mada (UGM) dan sudah mendapat izin edar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

GeNose test diklaim memiliki hasil uji coba tes COVID-19 yang menunjukkan sensitivitas 92%. Meski begitu, calon penumpang yang hasilnya positif disarankan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut melalui PCR test (dtf/red)