Cekcok Salah Beli Kopi, Dibacok dalam Warnet

sentralberita | Medan ~ Video memperlihatkan peristiwa 
Pembacokan Terhadap seseorang di Sumatera Utara (Sumut) viral di media sosial. Polisi mengatakan sedang mengusut kasus itu.

Dilihat Sabtu (13/2/2021), dalam video itu terlihat seorang pria memakai baju warna hitam sedang duduk di kursi dalam warnet. Dia terlihat melempar sesuatu ke arah pria di sampingnya.

Pria yang dilempar itu kemudian menghampiri pelempar dan mengeluarkan suatu benda dari pinggangnya. Dia langsung menghujam benda seperti pisau ke arah pria tersebut.

Peristiwa itu disebut diketahui terjadi pada Rabu (10/2) di sebuah warnet di Jalan Binjai KM 10,8, Deli Serdang. Pria baju hitam itu diduga membacok pria di sampingnya yang bernama Texas Silalahi hingga terluka.

Abang Texas Silalahi, Ferdian, menjelaskan soal peristiwa tersebut. Dia mengatakan saat itu adiknya sedang main internet. Tiba-tiba pria berbaju hitam itu menyuruh adiknya untuk dibelikan kopi.

“Sesudahnya kopi ini dibelikan, ternyata si pria ini memarahi adik saya lantaran kopi yang dibelinya, katanya salah. Si pelaku ‘kenapa kopi ini yang kau beli bodoh’. Adik saya lansung balas ucapan si pelaku ‘terus kopi apa inti nya kan sudah ku beli kopinya bang’. Si pelaku balas ucapannya lagi ‘wah, ngelawan kau ya ku bilang’ dan si pelaku berdiri ke tempat adik saya duduk dari situ lah mulai pemukulan dan adik saya mencoba membela diri dengan melawan pelaku,” ujar Ferdian.

“Tiba-tiba pelaku mengeluarkan sajam yang berupa golok dari dalam bajunya. Lemparan golok pertama ke perut adik saya tapi masih bisa mengelak. Dan habis itu langsung ke kepala kena bacok dan juga leher bagian belakang. Sampai di pintu keluar warnet pun adik saya masih dilukainya,” sebut Ferdian.

Ferdian mengaku pihaknya telah melaporkan hel tersebut ke Polsek Sunggal. Saat ini, kata Ferdian, adiknya sudah pulang ke rumah. Adiknya pun masih dalam keadaan lemah.

“Udah di rumah. Kondisi masih lemah. Udah (lapor ke polisi),” ujar Ferdian.

Kanit Reskrim Polsek Sunggal AKP Budiman Simanjuntak mengatakan pihaknya telah menerima laporan soal kasus tersebut. Pihaknya pun sedang memproses laporan tersebut.

“Laporan dalam proses lidik. Laporan semalam, 1 hari yang lalu, Kamis dini hari,” sebut Budiman. (dtc/red)