Rektor Terpilih USU Dr Muryanto Amin Tetap akan Dilantik

sentralberita|Medan~ Lewat beberapa grup WhatsApp di Medan ,beredar foto copy surat Plt Sekretaris Jenderal Kemendikbud Prof Ainun

Naim PhD yang isinya terkait dengan rencana pelantikan Rektor terpilih USU periode 2021-2026 Dr Muryanto Amin.Disebutkan akan tetapdilaksanakan di Jakarta pada 28 Januari 2021.

Dalam surat tertanggal 22 Januari 2021 itu dengan nomor surat 4607/MPK.A/RHS/KP/2021, dituliskan hal: pelaksanaan pelantikan rektorUSU periode 2021-2026, bersifat segera.

Surat ditujukan kepada Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) USU. Selanjutnya surat itu berbunyi: Sehubungan dengan pelaksnaan pemilihanrektor USU periode 2021-2026, dan dengan memperhatikan: Pertama, Proses pemilihan rektor telah dilaksanakan pada tgl 3 Desember2020.

Berdasarkan hasil pemilihan tersebut telah terpilih Dr Muryanto Amin SSos MSI sebagai rektor USU periode 2021-2026.

Ke dua, hasil rapat MWA tgl 15 Januari 2021, dengan salah satu agenda persiapan pelantikan rektor USU periode 2021-2026. Ke tiga; Masukan dan keluhan masyarakat.

Ke empat, Due process of low yaitu proses hukum yang semestinya atau proses hukum yang adil. Maka Kementerian Pendidikan dan

Kebudayaan perlu menyimpulkan bahwa prosesi pelantikan rektor USU periode 2021-2026 tetap dilaksanakan oleh MWA USU pada tgl 28Januari 2021 di Jakarta.

Demikian surat Plt Sekjen ,a.n Mendikbud dan surat itu ditembuskan ke Kemendikbud.

Bagaimana sikap dari sekretaris MWA USU Prof Dr Guslihan Dasa Tjipta , yang dikonfirmasi wartawan lewat WhatsApp nya, Sabtu (23/1)

belum dijawabnya.

Sementara Kepala Humas USU Elvi Sumanti yang dikonfirmasi terpisah, Sabtu (23/1) menjawab ,”Itu ranah MWA, silahkan ke MWA saja

iya”,katanya lewat WhatsApp.

Juga rektor terpilih USU Dr Muryanto Amin, yang dikonfirmasi apakah juga ada menerima surat atau copy surat Sekjen Dikti itu, sebagai bentuk persiapan untuk dilantik? Sampai berita ini , belum dijawab Muryanto Amin.

Secara terpisah pula, seorang Guru Besar USU yang dikonfirmasi tentang surat Plt Sekjen Kemendibud itu mengatakan, Itulah surat plt sekjen itu seperti terkesan memaksakan kehendak agar sdr Dr Muryanto Amin dilantik di Jakarta di tgl 28 Januari 2021.

Sementara surat rektor USU no. 82/UN5.1R/SK/KPM/2021, tanggal 14 Januari 2021 yang menyatakan bahwa Dr MA telah terbukti secara sah

dan meyakinkan dengan sengaja dan berulang melakukan perbuatan plagiarisme dalam bentuk self plagiarisme atau auto plagiasi (plagiasi

diri sendiri ), tidak ditanggapi sedikitpun.

Hal ini membuktikan plt Sekjen Dikti Sdr Ainun Naim terlalu memihak.

kepada rektor terpilih Dr MA sejak dari awal sebelum pemilihan rektor pun sudah menunjukkan hal yang tak baik alias tidak netral dalam

pemilihan dan atau barangkali ada intervensi dan atau titipan pesan dari orang tertentu agar memilih MA sebagai calon Rektor USU.

Demikian barangkali catatan kelam dalam proses pemilihan calon rektor USU di kantor kementerian pendidikan dan kebudayaan Jakarta, dan sampai pada proses pelantikanpun tetap menunjukkan hal yang sama tanpa sedikitpun memperhatikan dan menimbang surat keputusan Rektor

USU tentang perbuatan plagiat atas nama MA, kata sang Profesor yang minta namanya tak dituliskan.

Itu kan surat Sekjen kepada MWA USU, jika MWA tidak mau melàntik sah saja, dengan alasan surat rektor USU bernomor 82, tersebut belum dijawab dan atau dipertimbangkan untuk misalnya menyelidiki ulang soal perbuatan plagiarism, misal, itu sah adanya dan punyadasar untuk itu,katanya lagi.

Rektor USU Prof Runtung Sitepu mengatakan, belum ada menerima surat Plt Sekjen tersebut. Jadi belum bisa memastikan kepastian surat

tersebut.

Terlepas dari adanya surat Sekjen Kemendikbud tersebut, sehari sebelumnya , Jumat (22/1) Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu mengatakanpada wartawan, bahwa periodenya sebagai Rektor USU akan berakhir sampai 27 Januari 2021.

Ia menyatakan terima kasih kepada semua pihak dan ia akan kembali sebagai pengajar di USU dan sekali-kali akan mengurus ladangnya.(SB/01/Rel)