Edy Rahmayadi: Pemerintah Adalah Mitra, Bukan Rival

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) menghadiri acara pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Sumut Periode 2020 – 2024 di Hotel Four Point Jalan Gatot Subroto Medan, Jumat (29/1/2021). (Foto Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut : Veri Ardian)

sentralberita|Medan – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyampaikan bahwa dalam hal urusan tenaga kerja, pemerintah berperan sebagai mitra yang berada di antara kepentingan pekerja dengan perusahaan. Karenanya langkah duduk bersama semua pihak tekait menjadi keniscayaan.

Hal itu disampaikan Gubernur saat menghadiri Pelantikan Pengurus DPD Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Sumut Periode 2020-2024, di Hotel Four Points Jalan Gatot Subroto, Medan, Jumat  (29/1) sore. Hadir di antaranya Ketua DPD APJATI Sumut Asa Binsar Siregar, Penasehat DPD APJATI Sumut Charles Chevalier, serta seluruh pengurus.

Dalam sambtannya, Gubernur menyampaikan soal tenaga kerja yang harus dipikirkan bersama. Sebab hingga kini, kondisi para pekerja, khususnya di Sumut masih banyak yang memprihatinkan, meskipun regulasi mengenai kesejahteraannya sudah diatur dari pemerintah pusat.

“Kalau kita hitung, harusnya standar hidup bagi pekerja kita dengan gaji yang tinggi. Tetapi kenyataannya, banyak yang pendapatannya rendah. Ini yang harus kita pikirkan untuk duduk bersama,” sebut Gubernur, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Arief Trinugroho.

Untuk itu, menurut Gubernur, peran APJATI dalam hal ini adalah sebagai penjembatani kepentingan pekerja, bagaimana tenaga kerja bisa hidup sejahtera.

Lanjut Gubenur, kebutuhan pekerja dan pengusaha tentu ingin saling diuntungkan. Namun kondisi ekonomi tidak selalu baik, terutama di masa pandemi Covid-19 yang sudah setahun melanda.

“Jadi saya bicara agar mereka yang bekerja bisa mendapatkan haknya dengan baik. Pemerintah dan APJATI ini kan mitra, bukan rival. Walaupun kenyataannya sering dianggap rival,” sebut Edy Rahmayadi, terkait peran pemerintah yang harus mengakomodir dan memediasi kepentingan pekerja dan pengusaha.

Karena itu, katanya, kehadiran pemerintah harus memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Bagaimana seluruh potensi yang ada, bisa dikelola dengan baik untuk tujuan menyejahterakan masyarakat, termasuk pekerja dan pengusaha.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP APJATI Ayub Basalamah menyampaikan pentingnya menyikapi pesan Presiden RI Joko Widodo terkait langkah pemulihan ekonomi. Sebab banyak usaha yang harus ditingkatkan di masa krisis saat ini.

“Kami yakin DPD APJATI Sumut bisa menjadi barometer untuk pemulihan ekonomi hingga menembus pasar internasional. Jadi kita wajib mengingatkan anggota agar memenuhi prosedur yang ditetapkan pemerintah,” sebut Ayub, dalam sambutannya secara virtual dari Jakarta.

Dirinya berpesan kepada pengurus APJATI Sumut untuk meningkatkan sinergi serta bersama pemerintah menjalin komunikasi yang baik. “Tugas kami semua, bisa bersama sama pemerintah mengentaskan pengangguran,” pungkas Ayub.

Sementara itu, Pengurus DPD APJATI Sumut Periode 2020-2024 yang dilantik antara lain Ketua Asa Binsar Siregar, Sekretaris Mangasi Saragih, Bendahara Yunita dan jajaran pengurus lainnya. Sebelum beranjak, Gubernur pun menyempatkan bersilaturahmi bersama para pengurus APJATI Sumut dan foto bersama. (SB/H)