Conor McGregor vs Dustin Poirier, Duel Mengejar Khabib



sentralberita | Jakarta ~ Conor McGregor vs Dustin Poirier di UFC 257 menjadi duel terbesar UFC di 2021 sejauh ini. Duel dua ‘pecundang’ McGregor vs Poirier berada di bawah bayang-bayang Khabib Nurmagomedov.



Nama Khabib sering dibicarakan jelang McGregor vs Poirier. Bahkan McGregor lebih sering mendapat pertanyaan mengenai tarung ulang melawan Khabib, ketimbang pertanyaan seputar jelang menghadapi Poirier.



Suka tidak suka, pembahasan mengenai Khabib tidak bisa dilepas dari built up menuju UFC 257. Selain Khabib juga berada di Abu Dhabi jelang UFC 257, bertemu dengan Presiden UFC Dana White mengenai rencana kembali dari pensiun, pemenang McGregor vs Poirier juga diyakini akan bertemu Khabib pada perebutan gelar juara dunia kelas ringan UFC.





Baik McGregor dan Poirier sama-sama pecundang di hadapan Khabib. Kedua petarung terakhir menelan kekalahan saat terkena submission The Eagle.



Khabib menang di ronde keempat atas McGregor lewat neck crank pada UFC 229, 6 Oktober 2018. Sementara Poirier kalah ronde ketiga dari Khabib lewat rear naked choked pada UFC 242, 7 September 2019.



Suka tidak suka juga, pemenang UFC 257 juga dipastikan akan langsung dihadapkan dengan pertanyaan ‘Apakah kamu siap melawan Khabib?’ setelah pertarungan di Etihad Arena, Abu Dhabi, Minggu (24/1).



Di mata Presiden UFC Dana White duel McGregor vs Poirier seakan-akan hanya menjadi duel perantara sebelum pertarungan klimaks yang melibatkan Khabib. White pun diyakini berharap McGregor yang akan menang di UFC 257, karena duel Khabib vs McGregor yang akan lebih menjual daripada Khabib vs Poirier.



Data tidak bohong. Duel Khabib vs McGregor pada UFC 229 hingga kini masih menjadi pertarungan dengan penjualan pay-per-view (PPV) terbesar dalam sejarah MMA, yakni 2,4 juta pembelian.



McGregor Diadang Poirier

Lebih dari 50 persen pernyataan yang dikeluarkan McGregor sebelum UFC 257 adalah soal tarung ulang melawan Khabib. McGregor pun tetap antusias membahas Khabib dan terus berusaha memanasi kuping petarung asal Rusia tersebut.



“Saya pikir Khabib takut melawan saya, itu pasti, dan saya tidak menyalahkan dia. Saya melawan Khabib yang terbaik di malam itu [UFC 229], dan Khabib melawan versi saya yang terburuk. Dia tahu itu, saya tahu itu, timnya tahu itu. Saya punya jawaban untuk menghancurkan orang itu,” ucap McGregor.



“Ini akan jadi tarung ulang yang mudah [vs Poirier], tapi ini bukan tarung ulang termudah. Ketika saya tarung ulang melawan Khabib, maka itu akan jadi tarung ulang yang paling mudah. Saya bisa jamin itu. Jika Khabib ingin terus berlari, itu tidak masalah. Saya akan mengalahkan seluruh petarung yang ada [di kelas ringan UFC],” sambung McGregor.



Sampai kapanpun McGregor tidak akan bisa lepas dari bayang-bayang Khabib sampai dia bisa mengalahkan Khabib. Sebuah kemenangan yang bisa membuat McGregor meraih status



Tanpa mengecilkan kemampuan Poirier, Khabib vs McGregor Episode 2 jelas pertarungan yang sangat diinginkan penggemar UFC. Tapi, Poirier bukan petarung sembarangan. Di antara petarung kelas ringan saat ini, Poirier merupakan salah satu sosok yang diprediksi bisa mengalahkan McGregor. (Cnn/ras)