Terpental 15 Meter Dihantam Kereta Api, Satu Keluarga Luput Dari Maut

sentralberita | Tebingtinggi ~ Diduga hendak menghadiri acara pesta, satu keluarga nyaris tewas di tabrak Kereta Api penumpang jurusan Medan-Kisaran, Rabu sore (16/12) sekitar pukul 15:30 Wib, tepatnya diperlintasan jalur kereta api tanpa palang, Jalan Abdul Hamit, Kelurahan Bagelen, Kecamatan Padang Hilir kota Tebingtinggi.

Dari keterangan saksi di lokasi kejadian, Sharin (59), kepada media mengatakan kejadian berawal saat mobil Honda jazz warna hitam BK 1756 QN berpenumpang satu keluarga melaju dengan kecepatan tinggi datang dari arah Bagelen menujuh perkebunan PT.Paya Pinang.

Tiba dilokasi, mobil yang di kemudikan korban bersama satu keluarga ini langsung menerobos jalur perlintasan kereta api yang tanpa palang pintu, alhasil tabrakan pun tidak bisa terhindari.

Kereta api penumpang jurusan Medan menuju Kisaran langsung menghantam bagian samping kiri mini bus membuat mobil dan penumpang yang berada didalamnya terpental sejauh 15 meter dari lokasi, terang Sharin.

Menurut keterangan tetangga korban, Evi (30) warga Jalan Asrama Kodim, Kelurahan Bagelen Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi kepada wartawan mengatakan,sore itu dirinya terkejut mendengar kabar tetangganya satu keluarga dikabarkan tertabrak kereta api.

Padahal sebelum kejadian diketahuinya tetangga itu hendak menghadiri acara pesta pernikahan di daerah perkebunan PT.Paya Pinang, Kabupaten Serdang Bedagai.

Penasaran, dirinya langsung mendatangi lokasi kejadian dan mendapati kebenaran peristiwa yang menimpa tetangganya ini, terangw Evi.

Mendapat laporan dari masyarakat,petugas dari laka lantas Polres Tebingtinggi langsung bergegas menuju lokasi kejadian dan mengevakuasi seluruh korban ke RSU Bhayangkara Kota Tebingtinggi guna mendapatkan pertolongan medis.

Dikonfirmasi, petugas lantas Polres Tebingtinggi, Brigadir Solly, membenarkan adanya kejadian ini.

” Kita Masih mendalami dan meminta keterangan beberapa saksi yang ada dilokasi kejadian, sebagai barang bukti kita amankan bangkai mobil ke kantor lakalantas Polres Tebingtinggi,” ujarnya.(SB/jontob-imran)