Prof.DR Syahrin Harahap Rektor UIN-SU yang Baru, Lima Harapan Agar Bisa Berkompetisi Menuju WCU

sentralberita~Prof.DR Syahrin Harap Rektor UIN-SU yang Baru telah dilantik Menteri Agama RI, Jumat 6 Nopember 2020.Berbagai harapan pun muncul agar Perguruan Tinggi Islam di Sumatera Utara itu lebih baik, maju dan berkembang ke depan.

Salah seorang Dosen UIN-SU, Dr.Suheri Harahap, M.SI ketika dimintai pendapatnya menyampaikan, terpilihnya sebagai Rektor baru periode 2020-2024 semestinyalah disambut dengan penuh harapan bagi Civitas Akademika UIN SU dan alumni serta menyampaikan apresiasi kepada Menteri Agama RI.

“Kewenangan penuh Bapak Menteri Agama RI, Bapak Jend (Purn) TNI Fachrul Razi tentu dengan pertimbangan matang demi kemajuan dan pengembangan Perguruan Tinggi Islam di Sumatera Utara sebagai institusi melawan korupsi dan membantu pemerintah mewujudkan Islam yang rahmatan lil alamin dan moderasi beragama,”ujarnya kepada sentralberita.com, Sabtu (7/11/2020).

Pesan Pak Menag, katanya menuturkan, “jaga PTKIN sebagai institusi ilmiah dan integritas moral dan bisa bersaing dengan institusi perguruan tinggi umum lainnya”.

Dengan itu, diharapkan bisa berkompetisi menuju era revolusi 4.0 dan menjadikan UIN -SU word class university (WTU) secara bertahap.

Menuju ke arah itu, katanya paling tidak lima harapan, yakni: Pertama, Prof. Syahrin Harahap mesti mampu melanjutkan program yang tertunda sebelumnya. Kesinambungan visi misi calon Rektor dengan program strategis yang tertuang dalam renstra UIN SU terutama periode KH.TGB.Saidurrahman yaitu UINSU JUARA.

“Kita berharap UINSU kedepan mampu memyelesaikan percepatan dan pemanfaatan gedung kuliah yang tertunda termasuk yang bermasalah,’ujarnya.

Harapan kedua, pola kebijakan (policy) dalam membangun infrastruktur kampus harus berdasarkan manajemen birokrasi yang transparan dan akuntabel,terlebih mampu menempatkan dan mengguidance jajaran kampus dengan sistem pengangkatan pejabat dan penempatan yang jelas dan terukur bukan asal tunjuk dan penuh kroni, merekat kekuatan tim yang solid dalam menunjang pelayanan yang prima dan humanis kepada seluruh masyarakat kampus baik mahasiswa, pegawai dan dosen.

Harapan ketiga, menghindari tarikan politik yang mempengaruhi suasana kampus terlebih proyek-proyek pembangunan gedung terhindar dari konflik kepentingan. UIN SU harus mampu memberi contoh ‘kampus anti korupsi’.

Harapan keempat, latarbelakang Rektor baru Prof. Syahrin Harahap, sebagai seorang ilmuan murni, pernah Dekan Fakultas Ushuluddin UIN SU, dan juga pernah Wakil Rektor diyakini mampu merekat kekuatan dari berbagai generasi ‘jembatan antargenerasi’ dengan latar belakang keilmuan ditangah percepatan UIN SU sebagai universitas, terlihat dengan lahirnya fakultas-fakultas baru yang mendorong persiapan SDM pegawai dan dosen yang mumpuni dan terampil. Tentu butuh kerja kolektif berdasarkan anggaran yang tersedia di bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat (Tri Dimensi Perguruan Tinggi).

Harapan kelima, kepada rektor baru agar mampu melanjutkan sinergitas kepada Pemerintah Propinsi Sumatera Utara Gubernur Bapak Edy Rahmayadi dan DPRD Sumut agar dapat membantu lewat dukungan anggaran dan fasilitas lainnya sehingga kampus kebanggaan Sumut menjadi terdepan dan kompetitif, begitu juga anggota senat dan Dewan Penyantun Bapak Drs. Musa Rajekshah dapat membantu dengan ikhlas.


Capaian rektor sebelumnya mesti jadi panduan dalam melanjutkan strategi baru agar dalam menyusun restra menuju 2045 tetap kokoh. Tentu kita berterima kasih kepada Bapak Prof.TGB.Saidurrahman dalam mendorong percepatan peningkatan akreditasi digitalisasi dan internasionalisasi.

Ada capaian prestasi sebagai penerima tiga kali mendapatkan MURI, peningkatan kesejahteraan pegawai dan dosen dan peningkatan jumlah mahasiswa sejak dibukanya fakultas umum seperti Fakultas Ilmu Sosial, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Sains dan Tekhnologi yang tetap berdasarkan keislaman dan keindonesiaan serta ilmu-ilmu keislaman tetap eksis dan diminati.

Semoga Prof. Syahrin Harahap mampu membawa harapan umat Islam dan masyarakat Sumatera Utara dan kita harapkan dukungan yang pernah diberikan kepada calon rektor yang belum terpilih bisa dirangkul kembali, baik Ormas Islam dan stakeholder lainnya.

Mari kita dukung bersama dan sambut Rektor baru dengan penuh harapan dan kegembiraan, menjadi panutan dan merangkul semua kekuatan. Insya Allah,”cetus Suhari Harap mengakhir.(SB/01).