Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia Kota Medan 2020

sentralberita|Medan~Tim Penggerak (TP) PKK Kota Medan melaksanakan kegiatan Gebrak Masker dengan membagikan masker kepada kader PKK di Aula Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Jalan Yos Sudarso Medan, Selasa (3/11). Gebrak masker ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia Tingkat Kota Medan Tahun 2020.

Pembagian masker dilakukan langsung Penjabat Sementara (Pjs) Ketua TP PKK Kota Medan Ny Dian Arief Trinugroho secara simbolis kepada tujuh orang anggota kader PKK. Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlidungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (P3APM) Kota Medan Khairunisa Mozasa dan Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan Maya Fitriani turut mendampingi Pjs Ketua TP PKK Kota Medan saat membagikan masker tersebut.

Selain kader PKK, Pjs Ketua TP PKK juga membagikan masker kepada masyarakat, terutama pengendara kendaraan bermotor maupun pejalan kaki yang melintas di depan Kantor Kelurahan Kesawan. Diakui Pjs TP PKK Kota Medan, pembagian masker yang dilakukan belum mencukupi. Meski begitu, imbuhnya, melalui kegiatan Gebrak Masker diharapkan dapat menjadi salah satu motivasi sekaligus mengedukasi semua untuk selalu menggunakan masker.

“Pemakaian masker merupakan salah satu upaya mencegah penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di tengah-tengah masyarakat. Apalagi pemakaian masker merupakan salah satu indikator yang telah ditetapkan melalui Peraturan Wali Kota Medan No. 27/2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Pada Kondisi Pandemi Covid-19 di Kota Medan. Untuk itu, saya mengajak semua untuk selalu menggunakan masker,” kata Pjs Ketua TP PKK.

Selanjutnya, Pjs Ketua TP PKK dalam sambutannya lebih jauh mengungkapkan, kegiatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia merupakan program rutin TP PKK Kota Medan setiap tahunnya. Kali ini, jelasnya, kegiatan dilakukan TP PKK bekerja sama dengan Dinas P3APM, Dinas Kesehatan serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Diungkapkan Pjs Ketua TP PKK, tujuan kegiatan ini digelar dalam rangka mengkampanyekan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan sekaligus mencegah penularan Covid-19 kepada masyarakat Kota Medan. “Sehat merupakan hak setiap individu, dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Terkait itu, sambungnya, perlu adanya pembinaan dan penyuluhan yang berkesinambungan kepada semua anggota keluarga. Dengan demikian, mereka mau dan mampu atas kesadaran sendiri untuk melakukan PHBS. Khusus kepada seluruh kader PKK, Pjs Ketua TP PKK berharap agar menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

“Kita harus dapat menerapkan PHBS dan AKB di tengah pandemi Covid-19. Penerapan itu bisa kita mulai dari keluarga, jiran tetangga serta masyarakat lainnya dengan cara cuci tangan dengan air mengalir serta menggunakan sabun, menjaga jarak dan memakai masker dalam setiap kegiatan maupun di manapun berada,” pesannya.

Dengan menerapkan PHBS dan AKB, jelas Pjs Ketua TP PKK, Insha Allah semua dapat terhindar dari penularan virus Corona, sehingga semua masyarakat Kota Medan senantiasa dalam kehidupan sehat wal’afiat, dapat menjalankan aktivitas dengan baik serta selalu mendapat perlindungan Allah SWT.

Selain Gebrak Masker, acara Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia juga dirangkaikan dengan penyampaian materi tentang hidup sehat serta upaya pencegahan penularan virus Corona, hiburan serta diakhiri dengan cuci tangan bersama menggunakan sabun di halaman Kantor Kelurahan Kesawan.

Sebelumnya, Camat Medan Barat Rudi Faizal Lubis dalam laporannya menerangkan, kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Dikatakannya, inti dari kegiatan yang dilakukan itu untuk mengajak semua selalu hidup bersih dan sehat, salah satunya dengan cuci tangan pakai sabun.

“Saat ini kita harus rajin cuci tangan pakai sabun, terutama lagi di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini. Kita tidak boleh sepele dengan virus Corona, sebab virus tersebut sangat meresahkan. Mari kita lindungi diri, terutama keluarga kita agar tidak tertular virus Corona. Kita tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir,” kata Camat Medan Barat(SB/01/H)