Saat Blusukan di Marelan , Bobby Nasution Dengar Curhatan Warga Soal Banjir

sentralberita|Medan~Hari ini, Senin (2/11/2020) Bobby Nasution blusukan di tiga titik Kecamatan Medan Marelan. Tepatnya di Jalan Young Panah Hijau Gang Melati, Gang Makmur.

Di Gang Makmur Lingkungan 7 Kelurahan Labuhan Deli, Bobby blusukan di pemukiman yang tergenang banjir. Kata Gunawan warga setempat, bahwa genangan air terjadi bisa dua kali sehari.

“Muasalnya tanggul alam telah tergerus akhirnya air datang ke kampung kami. Setiap malam warga nguras,” kata Gunawan.

Setelah berjalan menyusuri lingkungan warga, Bobby pun berdialog dengan masyarakat yang memang keluhkan genangan air.

Bobby Nasution juga ajak warga setempat untuk ikut mencegah banjir dengan menanam mangrove. “Bibitnya kami yang beri, ibu-ibu tinggal tanam saja bisa kan,” kata Bobby.

“Tidak hanya fisiknya saja yang kita bagusi, namun juga alam harus kita jaga. Setelah itu bantuan akan kita berikan,” kata Bobby.

Di Gang Melati, Bobby Nasution memilih berdialog dengan warga ketimbang banyak bicara. Miftah, ibu rumah tangga di lingkungan setempat langsung ambil kesempatan tersebut.

Miftah minta kepada Bobby Nasution agar dibukakan lapangan pekerjaan untuk anak-anak mereka. Kaum ibu juga kata Miftah ingin punya kesibukan yang bisa menghasilkan dan membantu ekonomi keluarga.

“Mayoritas kami di sini nelayan. Dan kami tidak punya kerjaan, tolong la Pak Bobby dibuatkan UMKM. Anak-anak kami juga tak kerja. Kalau kerja sebentar sudah dirumahkan,” kata Miftah.

Menjawab pertanyaan Bu Miftah, Bobby Nasution lantas menjanjikan akan memberikan modal usaha. Alat usaha juga akan dijanjikan oleh Bobby Nasution.

“Tentukan ibu-ibu di kampung ini mau buat sentra usaha apa. Kalau sudah disepakati, di satu lingkungan akan saya bangun satu usaha dengan bantuan modalnya. Pendampingan hingga kami siap beli hasil produknya,” kata Bobby yang kemudian disambut suka cita oleh ibu-ibu yang hadir.

Warga lainnya, Ida Lubis, bertanya soal penanggulangan sampah di lingkungannya yang tak terkendali. Menjawab itu Bobby Nasution bilang akan membuat terobosan di bidang kebersihan.

“Petugas hingga pejabat di daerahnya harus maksimal melayani. Teknologi pengolahan sampah juga bakal kami tingkatkan demi kenyamanan masyarakat,” lanjut Bobby.

Kemudian, warga bernama Herna keluhkan BPJS Kesehatannya tak bisa dipakai. “Saya keluarga nelayan, tidak mampu kok dianggap mampu. Jadi BPJS kesehatan saya tak bisa dipakai,” keluh Herna.

“Itu karena Pemko Medan tak punya data akurat. Dan saya sudah hitung anggaran untuk gratiskan BPJS kesehatan dengan pendataan maksimal,” terang Bobby.(SB/01)