UKM JBM Kembali Tanam Bibit Eucalyptus di DAS Sungai Babura sebagai Bahan Tangkal Covid-19

sentralberita|Medan ~ Aksi memperkenalkan pohon Eucalyptus sebagai penghasil bahan baku minyak atsiri Euca yang diyakini bisa menangkal penyebaran virus Covid-19 terus dilakukan UKM Jurnalis Bina Mandiri (JBM) bekerja sama dengan Toba Pulp Lestari (TPL). Minggu (25/10/2020), giliran Kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Babura yang menjadi lokasi penanaman baru.

Bekerja sama dengan Pemuda Pemudi Kampung Sejahtera, UKM JBM yang diwakili Sekretaris M. Harizal dan Juru Bicara UKM Jonris Purba, sebanyak 20 bibit pohon eucalyptus ditanam di pinggir sungai di Kawasan Kampung Kubur yang terletak di Jalan Zainul Arifin, Medan.

Salah seorang warga Kampung Kubur, Imran Amry mengatakan, penanaman pohon ini diharapkan bisa membantu upaya pencegahan pinggiran sungai terkikis pada saat air sungai meluap jika terjadi hujan deras di hulu.

“Tentunya kami berharap, ada semacam pergerakan lagi, tidak hanya terhenti di kegiatan hari ini saja, tetapi bisa merambah ke bawah lagi, untuk penanaman pohon-pohon yang bisa membantu menstabilkan kontur tanah,” ujar Imran Amri seusai kegiatan penanaman.

Imran Amry menyebutkan, tidak selamanya hujan deras yang mengguyur mengakibatkan Kawasan DAS itu banjir akibat air sungai meluap.
“Dan kita juga sudah mendapat bantuan seperti talud yang sudah dicor dan juga penanaman pohon, maka kita berharap air sungai tidak akan meluap hingga ke atas sini,” sebut Imran didampingi Aminur Rasyid.

Sementara itu, Juru Bicara UKM JBM Jonris Purba mengatakan, aksi penanaman pohon yang dilakukan di Kawasan Kampung Kubur merupakan rangkaian dari kegiatan penanaman pohon euca yang dilakukan sejak pekan lalu.

“Kenapa kita gencar menanam, karena nantinya ini akan mempermudah kita memperoleh bahan baku untuk memproduksi hand sanitizer yang bisa dipakai untuk mencegah kita terkena virus Covid-19,” ujar Jonris Purba.

Sekretaris UKM JBM Harizal menambahkan, upaya budi daya eucalyptus yang mereka lakukan ini setelah Pusat Kajian Iptek Universitas Sumatera Utara (USU) merilis hand sanitizer barbahan baku minyak atsiri di awal bulan Oktober.

“Berdasarkan hasil penelitian Iptek USU, Euchalyptus memiliki kandungan senyawa aktif 1,8- cineole (eucalyptol) yang mampu menekan pertumbuhan berbagai jenis virus, termasuk Covid-19 dalam skala 80-100 persen. Dan kesimpulan ini didapat setelah mereka melakukan penelitian selama dua tahun bekerja sama dengan TPL,” tambahnya.

“Hand sanitizer berbahan minyak atsiri eucalyptus produk Iptek USU juga akan kami bagikan ke rekan-rekan di Kampung Sejahtera sebagai bagian dari sosialisasi protokol kesehatan dan contoh produk turunan dari minyak atsiri eucalyptus,” tambahnya lagi.

Sebelumnya, aksi menanam pohon eucalyptus juga sudah dilakukan di lokasi TMMD Kodim 0201/BS dan juga di markas KopiTAO.