Saat Makan Ayam Penyet, Bobby: UMKM Akan Diberikan Pelatihan, Pendampingan & Permodalan

MEDAN – Usai berdialog dengan pengrajin rotan di Jalan Titi Papan Gang Pertama Lingkungan 10 Sei Kambing B Medan Petisah, Bobby Nasution dan tim salat magrib berjamaah di masjid terdekat.

Nah, selepas itu, Calon Wali Kota Medan ini tak lantas bergegas menuju agenda kampanye selanjutnya, melainkan duduk di warung kaki lima yang menjual ayam penyet. Dia pesan makanan dan menyantapnya santai di emperan.

Status menantu presiden dan juga calon pemimpin yang disandangnya tak membuat Bobby sungkan bertindak sederhana. Bukan baru kali ini saja dia bersikap begitu. Beberapa kali bahkan dia lesehan di tengah pemukiman warga yang sedang berkeluh kesah.

Bobby Nasution juga tak sungkan mencium tangan orang-orang yang lebih tua. Keluar masuk gang sempit, hari-hari dilakoninya.

Beberapa kali Bobby tampak menyetir sendiri mobilnya menuju lokasi kegiatan. Terkadang, bila daerah yang dikunjungi tak bisa dilalui mobil, Bobby tak malu dibonceng naik sepeda motor atau bahkan membawa motor sendiri.

Ketua Relawan Reborn, Suwarno yang saat itu mendampingi Bobby Nasution pun salut melihat kesederhanaan itu.

“Kalau menurut saya, Bang Bobby mau tunjukkan pesan kepedulian terhadap perkembangan UMKM. Kalau bukan kita siapa lagi yang mendukung kemajuan UMKM,” kata Suwarno.

“Bang Bobby jelas merakyat, ramah dan mau bergaul dan mendengarkan masukan semua pihak. Ini bukti calon pemimpin yang dibutuhkan masyarakat Medan,” pungkasnya.

Bagaimana dengan Reni, sang penjual ayam penyet yang warung kaki limanya disinggahi Bobby?

“Kaget dan gak nyangka juga tadi Bang Bobby mau makan di sini. Kedatangannya itu memang gak ada settingan, tiba-tiba. Tadi cerita-cerita sama Bang Bobby soal kendala yang saya hadapi selama berjualan,” bebernya.

Reni kemudian menyampaikan keluhannya dan Bobby tampak mendengarkan dengan seksama. Lantas alumni IPB itu juga memberi solusi bagi pelaku UMKM, jika kelak dipercaya jadi Wali Kota Medan.

Di antara program UMKM Bobby Nasution adalah memberikan pelatihan, pendampingan hingga permodalan. Bahkan sebelum jadi wali kota, Bobby sudah membuat aplikasi bernama kolabin.id untuk menampung produk UMKM Kota Medan.(SB/01)